DetikNews
Selasa 21 November 2017, 12:05 WIB

DPR Bahas Revisi PKPU dengan Kemendagri-KPU-Bawaslu

Hary Lukita Wardani - detikNews
DPR Bahas Revisi PKPU dengan Kemendagri-KPU-Bawaslu Rapat bahas revisi PKPU di ruang Komisi II DPR (Foto: Hary Lukita Wardani/detikcom)
Jakarta - Komisi II DPR RI menggelar rapat dengar pendapat dengan KPU, Bawaslu dan Kemendagri. Rapat ini salah satunya membahas revisi Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2017 soal syarat dukungan calon perseorangan.

Rapat digelar di ruang rapat Komisi II, gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11/2017). Rapat dipimpin Mardani Ali Sera dari Fraksi PKS yang menggantikan Wakil Ketua Komisi II Almuzzammil Yusuf.

Dalam rapat, Ketua KPU Arief Budiman menyampaikan laporan untuk merevisi PKPU Nomor 3 Tahun 2017. Hal ini dilakukan untuk mengikuti keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 54/PUU-XIV-2016.

Putusan tersebut terkait tentang aturan syarat dukungan calon perseorangan atau independen tidak mengacu pada Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Kami ingin melakukan revisi terkait putusan MK tersebut. Soal DPT yang mempunyai umur kurang dari 17 tahun tapi pada saat mendekati pemilu sudah 17 dan potensial menjadi pemilih maka boleh menjadi pendukung calon kepala daerah," jelas Arief.

Pada aturan sebelumnya, yang berhak mendukung calon kepala daerah adalah yang sudah memenuhi syarat memilih. Sehingga saat ini hal itu direvisi.

Arief juga menuturkan, PKPU Nomor 3 akan diubah menjadi PKPU Nomor 15. Hal ini sesuai dengan putusan MK.

Komisi II DPR menyetujui hal tersebut dengan catatan. Mardani mengatakan ada perbedaan nomor putusan di MK antara yang diajujan KPU dengan sekretariat DPR RI.

"Ini Pak Airef, ada catatan kalau dari sekretariat ketemunya nomor putusan tahun 2016. Tapi kalau di sini (surat dari KPU) tahunnya 2017, coba dicek lagi," ucap Mardani.

"Tapi pada umumnya Komisi II menyetujui atas usulan revisi terhadap PKPU Nomor 3 Tahun 2017 terkait dengan memasukkan keputusan MK tadi. Juga PKPU Nomor 3 nanti diganti nomor 15 terkait dengan keputusan MK tadi," pungkas Mardani.
(lkw/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed