"Itu tergantung partainya. Jadi ini koridornya bukan koridor saya, karena partai saya kan bukan partai dia dan saya nggak bisa ngatur partai orang lain," kata OSO di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/11/2017).
OSO menerangkan, Hanura belum memberikan masukan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) soal pergantian posisi Ketua DPR. Ia mengaku kaget soal penahanan Novanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai sesama kepala lembaga, OSO prihatin terhadap kasus yang menjerat Novanto. Ia meminta kasus ini diselesaikan berdasarkan mekanisme yang berlaku.
"Jadi ya kita tunggu saja bahwa praduga tak bersalah itu tetap harus ada. Dan kita prihatin lah sebagai rekan lembaga tinggi negara bahwa ada hal-hal masif seperti ini kita sangat prihatin. Mudah-mudahan ini dapat diselesaikan secara gentleman, secara hukum sesuai dengan hukum yang berlaku di republik kita," tutur Ketua DPD ini.
Sebelumnya, Novanto sudah ditahan di Rutan Kelas I KPK Cabang Jakarta Timur sejak malam tadi (19/11). Dia dinyatakan tidak perlu lagi dirawat di rumah sakit setelah mengalami kecelakaan pada Kamis (16/11) lalu. (yas/dkp)











































