Operasi Bayi Kembar Siam Jombang Libatkan 25 Dokter
Kamis, 02 Jun 2005 11:54 WIB
Surabaya - Bayi kembar siam tidak sempurna asal Jombang, Amir Mukti Abadi, menjalani pemisahan di bagian perut yang menempel di perut tepat pukul 08.00 WIB, Kamis (2/6/2005). Operasi digelar di Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSU dr Sutomo.Pembedahan melibatkan 25 dokter di bawah pimpinan dr Teguh Silvaranto. Jumlah dokter ini lebih sedikit dibandingkan operasi kembar siam asal Bali, Dwipayanti dan Dwipayani, yang melibatkan 50 dokter. Untuk memisahkan Abad, panggilan sang bayi, dengan 'kembaran'-nya yang berupa tonjolan daging, tim dokter menggunakan pisau foutter. Penggunaan pisau ini menurut dr Teguh, untuk meminimalisir pendarahan.Sebelum melakukan pembedahan, dokter memberikan tanda operasi dengan menggambari terlebih dahulu bagian yang akan diiris dengan foutter.Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kesalahan pada pembedahan serta untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Disamping itu juga untuk memperjelas bagian yang hendak dikenai pisau bedah.Orangtua Abad, Mamad Rizqon dan Munatin, terlihat serius mengikuti perkembangan operasi melalui layar monitor yang disediakan di sebuah ruangan khusus. Di ruangan itu, wartawan dan tim medis juga turut menyaksikan.Meski rasa galau terpancar di wajahnya, namun Mamad berusaha tegar menyaksikan kondisi putra ketiganya itu. Dengan mata berair, dia tak henti-hentinya melafalkan doa meminta keselamatan dan lancarnya operasi.
(nrl/)











































