DetikNews
Senin 20 November 2017, 09:00 WIB

Insiden Tiang Lampu dan Lunturnya Kesaktian Setya Novanto

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Insiden Tiang Lampu dan Lunturnya Kesaktian Setya Novanto Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta - Ketua DPR yang juga tersangka perkara korupsi e-KTP Setya Novanto, sempat disebut orang sakti oleh koleganya, Fahri Hamzah. Kini, kesaktian Novanto seakan luntur usai insiden kecelakaan yang 'melibatkan' tiang lampu.

Fahri menyematkan sebutan 'orang sakti' kepada Novanto terkait kasus e-KTP. Menurut Fahri, si sakti Novanto tak perlu pembelaan dalam perkara ini.

"Siapa yang mau bela Novanto, silakan saja, itu orang sakti juga kok, silakan saja," kata Fahri, Selasa (14/11/2017).

Benar saja ucapan Fahri. Seakan sakti, Novanto sempat 'menghilang' dari kediamannya saat penyidik KPK bertandang pada Rabu 15 November 2017 malam. Santer kabar saat itu KPK hendak menjemput Novanto.

Hampir 1x24 jam Novanto menunjukkan kesaktiannya dengan 'menghilang' dari peredaran. KPK pun memasukkan nama Novanto ke daftar pencarian orang. Tak sampai di situ, KPK mengimbau Novanto menyerahkan diri.

Kamis 16 November 2017, keberadaan Novanto terkuak. Melalui suatu insiden kecelakaan yang melibatkan Novanto, mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO, dan tiang lampu, 'jurus' menghilang ketua DPR itu terkuak. Tiang lampu seolah menjadi tokoh utama dalam cerita menghilangnya Novanto.

Novanto kini dijebloskan ke Rutan KPK usai dipindahkan dari RSCM Kencana. Rompi oranye melekat di tubuh Novanto sebagai penegas statusnya di kasus korupsi e-KTP, yakni sebagai tersangka. Kesaktian Novanto yang sempat dikoarkan Fahri seperti luntur usai insiden tabrak tiang lampu tersebut.

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed