DetikNews
Minggu 19 November 2017, 11:48 WIB

Pemprov DKI akan Gelar Tausiah Kebangsaan di Monas Pekan Depan

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Pemprov DKI akan Gelar Tausiah Kebangsaan di Monas Pekan Depan Foto: Anies Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Attaqwa (Titi-detikcom)
Jakarta - Pemrov DKI Jakarta akan menggelar kegiatan tausiah kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Kegiatan tersebut juga sekaligus membuka kembali Monas sebagai sarana kegiatan.

Kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada hari Minggu (26/11) malam. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengundang seluruh warga DKI Jakarta untuk hadir pada acara tersebut.

"Jadi hari minggu adalah hari di mana pemprov DKI akan merayakan hari pahlawan dari mulai pagi hingga malam. Kita akan menyelenggarakan kegiatan di hari Ahad tanggal 26 November dengan mengadakan tausiah kebangsaan. Insya Allah akan dilakukan di hari Minggu malam di Monas dan kita mengundang semua warga DKI Jakarta untuk hadir. Sekaligus ini menandakan dibukanya kembali Monas untuk kegiatan-kegiatan yang lengkap," kata Anies usai menghadiri kegiatan Maulid Nabi di kompleks Masjid Attaqwa, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (19/11/2017).






Anies menuturkan dengan dibuka kembali Monas sebagai sarana kegiatan, masyarakat bisa menggunakan Monas untuk melaksanakan kegiatan bermanfaat apapun. Di antaranya kegiatan kebudayaan dan juga kegiatan keagamaan.

"Termasuk kegiatan kebudayaan sekarang boleh (dilakukan di Monas). (Kegiatan) keagamaan juga boleh. Insyaallah dan ini akan menjadikan Monas sebagai salah satu tempat di mana warga merasakan kebersamaan di tempat yang luas dan lapang dan juga akan ada nanti parade marching band dan lain-lain," ujarnya.

Ia menambahkan, perizinan penggunaan Monas sebagai sarana kegiatan merupakan penambahan pada Peraturan Gubernur yang mengizinkan Monas untuk digunakan tidak hanya bagi kegiatan kenegaraan, tapi juga untuk kegiatan kebudayaan, keagamaan, dan pendidikan.

"Tidak ada (revisi), cuma penambahan aja. Kalau kemarin hanya digunakan untuk acara kenegaraan dan lain-lain diberikan. Kalau sekarang boleh acara kebudayaan, pendidikan dan keagamaan," tutur Anies..
(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed