DetikNews
Sabtu 18 November 2017, 21:47 WIB

Pindah ke Kodam III, Mayjen Doni Dapat Gelar Warga Kehormatan Ambon

Elza Astari Retaduari - detikNews
Pindah ke Kodam III, Mayjen Doni Dapat Gelar Warga Kehormatan Ambon Foto: Mayjen Doni Monardo saat perpisahan dengan warga di Ambon. (Dok. Pendam Pattimura).
Jakarta - Mayjen Doni Monardo resmi menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi. Tak lagi bertugas sebagai Pangdam XVI/Pattimura, Doni mendapat gelar sebagai warga kehormatan Kota Ambon.

Serah terima jabatan Pangdam Siliwangi dari Mayjen Herindra kepada Mayjen Doni digelar di Markas Kodam III, Bandung, Selasa (14/11) lalu. Serah terima jabatan sejumlah pangdam dan Perwira Tinggi di jajaran TNI AD digelar bersamaan dengan dipimpin oleh KSAD Jenderal Mulyono.

Ada pun yang melaksanakan sertijab adalah Mayjen Doni menggantikan Mayjen Herindra, Mayjen Suko Pranoto menggantikan Mayjen Doni sebagai Pangdam Pattimura, Mayjen Wuryanto menggantikan Mayjen Tatang Sulaiman sebagai Pangdam IV/Diponegoro, dan Mayjen Arif Rahman menggantikan Mayjen Kustanto Widiatmoko sebagai Pangdam V/Brawijaya.

Pindah ke Kodam III, Mayjen Doni Dapat Gelar Warga Kehormatan AmbonFoto: Sertijab Pangdam. (Dok. Pendam Pattimura).

Kemudian Perwira tinggi AD lainnya yang melakukan serah terima jabatan adalah Danpuspenerbad dari Mayjen Suko Pranoto kepada Brigjen Besar Harto Karyawan, Gubernur Akmil dari Mayjen Arif Rahman kepada Brigjen Eko Margiyono, Danpusterad dari Mayjen Hadi Prasojo kepada Mayjen Hartomo, Aspam KSAD dari Mayjen Ilyas Alamsyah kepada Brigjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Aster KSAD dari Mayjen Widagdo H. Sukoco kepada Brigjen Supartodi serta Danpusintelad dari Brigjen Herianto Syahputra kepada Kolonel Inf Djaka Budhi Utama.

Dalam amanatnya, KSAD mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada para pejabat lama atas pelaksanaan tugasnya selama mengemban amanah jabatan dengan segala pengabdian dan dedikasi yang begitu besar kepada TNI AD. Dia juga mengucapkan selamat kepada para pejabat baru.

"Pergeseran jabatan di lingkungan Angkatan Darat adalah bagian dari pembinaan personel. Saya berharap kepada para pejabat yang baru agar kehadirannya dapat memberikan semangat baru untuk membangun dan meningkatkan kinerja organisasi serta membawa perubahan yang lebih baik," ujar Jenderal Mulyono dalam keterangan Pendam Pattimura, Sabtu (18/11/2017).

Pindah ke Kodam III, Mayjen Doni Dapat Gelar Warga Kehormatan AmbonFoto: Sertijab Pangdam. (Dok. Pendam Pattimura).

"Jangan pernah alergi untuk melanjutkan pencapaian positif yang telah ditorehkan oleh pejabat sebelumnya dan kembangkan gagasan-gagasan baru yang lebih konstruktif, kreatif dan inovatif," lanjutnya.

Atas dedikasi Mayjen Doni selama bertugas di Maluku-Maluku Utara, dia pun mendapat gelar sebagai warga kehormatan Kota Ambon. Penetapan ini berdasarkan Surat Keputusan DPRD Kota Ambon Nomor : 16/KPTS/DPRD/2017 tanggal 13 November 2017 Tentang Persetujuan DPRD Terhadap Usulan Pemberian Gelar 'Warga Kehormatan Kota Ambon' kepada Mayjen TNI Doni Monardo dan Surat Walikota Ambon Nomor 478 Tanggal 14 November 2017 Tentang Pengangkatan Mayjen TNI Doni Monardo Sebagai Warga Kehormatan Kota Ambon yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Kota Ambon L. Silooy.

Pemberian gelar warga kehormatan Kota Ambon kepada Mayjen Doni digelar dalam Rapat Paripurna Khusus di DPRD Ambon, Jumat (17/11). Suasana pemberian penghargaan diliputi suasana haru sebab acara tersebut seperti sekaligus perpisahan kepada Mayjen Doni yang kini bertugas di Kodam III/Siliwangi.

Pindah ke Kodam III, Mayjen Doni Dapat Gelar Warga Kehormatan Ambon Rapat Paripurna Khusus di DPRD Ambon. Foto: Mayjen Doni Monardo jadi Warga Kehormatan Kota Ambon. (Dok. Pendam Pattimura)

"Penghargaan ini bukanlah penghargaan kepada saya pribadi, tetapi lebih daripada itu sebuah pengakuan yang sangat tulus dari warga Kota Ambon dan juga masyarakat Maluku terhadap kiprah prajurit TNI di wilayah Maluku," ucap Mayjen Doni dalam pemberian gelar warga kehormatan Kota Ambon dalam keterangan tertulis yang sama.

Penetapan Mayjen Doni sebagai warga kehormatan kota Ambon merupakan bentuk Apresiasi Pemerintah kota Ambon atas partisipasi aktif jenderal bintang dua itu dalam membantu pemerintah daerah. Sepak terjang Mayjen Doni dalam memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat Maluku sudah mendapat banyak pengakuan.

Kehadiran Mayjen Doni di Maluku dan Maluku Utara dianggap telah membawa perubahan yang signifikan. Melalui program emas biru dan emas hijaunya, warga Maluku dan Maluku Utara banyak yang terbantu dari sisi ekonomi.


Emas biru merupakan budidaya ikan, dan emas hijau adalah pembibitan tanaman. Bahkan dengan program andalan yang digagas Mayjen Doni itu, sejumlah daerah yang berkonflik menjadi damai.

Program-program yang diinisiasi mantan Danjen Kopassus tersebut dianggap sangat membantu pemerintah daerah dalam memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat Maluku sehingga tercipta suasana yang aman dan damai yang dilambangkan dengan Emas Putih. Dia pun berterima kasih kepada pemda dan warga Maluku dan Maluku Utara, khususnya Kota Ambon, atas gelar yang diberikan untuknya.

"Maluku dan Maluku Utara adalah daerah yang berlimpah hasil alamnya yang menjadi incaran para penjajah pada masa itu dan hasil alam itu tidak punah namun perlunya dijaga dan dilestarikan guna membantu perekonomian masyarakat Maluku hari ini, besok dan waktu akan datang," tutur Mayjen Doni.

Pindah ke Kodam III, Mayjen Doni Dapat Gelar Warga Kehormatan AmbonFoto: Mayjen Doni Monardo jadi Warga Kehormatan Kota Ambon. (Dok. Pendam Pattimura)

"Kehadiran Kodam XVI/Pattimura melalui program Emas Biru dan Emas Hijau kepada Maluku di bidang Sumber Daya Alam (SDA), semata mata bertujuan untuk membantu perekonomian masyarakat Maluku tanpa mengurangi dan melebihi kapasitas Pemerintah Daerah Provinsi Maluku atau Pemerintah Kota Ambon dalam fungsinya," imbuh dia sambil terbata haru.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy dalam kesempatan yang sama, memberikan apresiasinya kepada Mayjen Doni. Sejak bertugas pada tahun 2015 lalu hingga purnatugas di Kodam Pattimura, Mayjen Doni disebutnya banyak melakukan perubahan yang memuaskan warga Maluku dan Maluku Utara, khususnya Kota Ambon.

Walikota mengatakan, Mayjen Doni telah membuktikan filosofi Jenderal Sudirman bahwa TNI bukanlah suatu golongan di luar masyarakat melainkan bagian yang paling dekat dengan masyarakat. Atas kerja baik Mayjen Doni untuk Maluku khususnya Kota Ambon, kata Richard, membuat banyak pejabat pemerintah pusat berkunjung termasuk Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.


"Kami sangat mengapresiasi setiap program kerjanya sehingga kami selaku warga Maluku dan Pemerintah Kota Ambon memberikan suatu penghargaan sebagai Warga Kehormatan Kota Ambon," sebut Richard.

Pada pemberian penghargaan kepada Mayjen Doni, Richard beberapa kali meneteskan air mata. Selain lewat program emas biru dan emas hijau, Mayjen Doni juga menurutnya aktif membantu pembersihan Teluk Ambon yang kini terancam hilang daya tariknya lantaran penuh dengan sampah.

Pada hari-hari tertentu, ratusan prajurit Kodam Pattimura digerakkan untuk menjaring sampah di Teluk Ambon. Di kawasan Tapal Kuda, Kecamatan Nusaniwe, Kodam Pattimura memasang jaring sampah.

Pindah ke Kodam III, Mayjen Doni Dapat Gelar Warga Kehormatan AmbonFoto: Mayjen Doni Monardo jadi Warga Kehormatan Kota Ambon. (Dok. Pendam Pattimura)

Selain itu, Doni aktif memerangi peredaran merkuri di Maluku. Anggota Kodam Pattimura pernah membongkar produksi merkuri di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Bahkan, sejumlah oknum anggota TNI yang terlibat diberi sanksi.

Richard pun mengingatkan pembawaan Doni yang tak berjarak dengan masyarakat membuat masyarakat semakin cinta kepada TNI AD. Masyarakat lalu dengan sukarela menyerahkan senjata kepada TNI AD tanpa ada paksaan. Tahun 2016 dan 2017 ada puncak penyerahan senjata terbanyak. Lebih dari 700 pucuk senjata organik dan rakitan diserahkan. Itu menurutnya menandakan masyarakat menyerahkan sepenuhnya keamanan daerah mereka kepada aparat. Karena berbagai prestasi yang dilakukan Mayjen Doni itulah Pemda Kota Ambon menganugerahkan gelar warga kehormatan kepadanya.

"Masyarakat Maluku, khususnya warga Kota Ambon, sangat beruntung karena Kodam Pattimura dipimpin oleh seorang Panglima (Kodam) yang sarat dengan ide dan gagasan briliannya. Beliau juga memiliki program-program yang cemerlang untuk tidak saja menghadirkan perdamaian yang hakiki di bumi Maluku, khususnya Kota Ambon, tetapi juga upaya penyelamatan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," urai Richard.


Turut hadir pula dalam pemberian gelar kehormatan itu Mayjen Suko Pranoto. Pemda menyatakan berbahagia dan bangga melepas Mayjen Doni Monardo ke tempat tugas yang baru sebagai Pangdam III/Siliwangi dan menyambut dengan tangan terbuka Mayjen Suko Pranoto sebagai Pangdam Pattimura yang baru.

Mayjen Doni pun sudah menyerahkan estafet kepemimpinan Kodam Pattimura kepada Mayjen Suko, Sabtu (18/11). Hal tersebut ditandai dengan apel bersama penyerahan pasukan di Makodam Pattimura.

Pindah ke Kodam III, Mayjen Doni Dapat Gelar Warga Kehormatan AmbonFoto: Apel bersama di Kodam Pattimura. (Dok. Pendam Pattimura).

Selain kepada Mayjen Doni, gelar warga kehormatan Kota Ambon pernah diberikan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla saat masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. JK dianggap berperan dalam rekonsiliasi konflik Maluku.
(elz/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed