"Materi pelatihan diutamakan pada medical responder dan water rescue, yang terdiri dari penyelerenggaraan SAR, management penanggulangan bencana, kompetensi dasar SAR, penetapan di bidang meteorologi dan geofisika, teori dan praktik," kata Sekretaris Baguna Pusat PDIP, Alvian Feoh dalam siaran pers, Sabtu (18/11/2017).
Pelatih yang datang adalah Direktur Bina Potensi Basarnas Kolonel Pnb F Indrajaya. Pelatihan dimulai dengan upacara pada Jumat (17/11) kemarin. Bertindak selaku inspektur upacara yakni Wasekjen DPP PDIP Utut Adianto yang juga Ketua Fraksi PDIP DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alvian mengungkapkan, para peserta pelatihan merupakan perwakilan dari 14 provinsi, yakni Sumatera Utara, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. Jumlah peserta diklat 100 orang yang mewakili tiap wilayah.
"Sasaran dari pelatihan ini adalah terbentuknya kemampuan potensi SAR bagi Baguna PDI Perjuangan yang handal, cepat, dan aman dalam pencarian dan pertolongan," ujar Alvin.
Diklat ini merupakan kerja sama atau MoU PDIP dengan Basarnas. Sebelumnya Baguna PDIP telah melatih 200 personel Potensi SAR pada tahun Oktober 2015, di Manado pada Oktober 2016.
Pelatihan ini dalam memenuhi target satu batalion personel terlatih dari Baguna PDIP sesuai dengan perintah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. (tor/bar)











































