"Sampai saat ini masih tahap penyelidikan dan sudah 4 orang saksi yang kita periksa, salah satu saksi adalah ibu kandung korban," ujar Kapolresta Palembang Kombes Wahyu Bintono HB kepada detikcom, Jumat (17/11/2017).
Kasus penembakan dilakukan oleh 2 orang dan belum diketahui identitasnya alias orang tidak dikenal (OTK). Untuk motif penembakan, sampai saat ini masih diselidiki penyidik dari Satreskrim Polresta Palembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terakhir dapat informasi dari keluarga masih dirawat, karena proyektil belum bisa diangkat. Kondisinya dalam keadaan sadar, kalau sudah stabil baru bisa diangkat dan secepatnya kita akan ungkap siapa pelakunya," sambung Wahyu.
Sebagaimana diketahui, Winda ditembak oleh OTK pada Kamis (9/11), sekitar pukul 23.30 WIB, di perumahan Bogenvil, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang. Saat itu, ada dua laki-laki yang mencari dirinya dan menyerahkan amplop kosong dengan alasan untuk ditandatangani.
Korban yang tidak merasa curiga menghampiri kedua pelaku dan langsung ditembak di hadapan ibu kandungnya, Zuriah (48). Akibatnya, korban mengalami 1 luka tembak pada bagian perut. (asp/asp)











































