Usai Dikarantina, Staf Mulai Tinggalkan Gedung KBRI
Rabu, 01 Jun 2005 23:56 WIB
Jakarta - Usai menjalani sejumlah pemeriksaan, belasan staf mulai meninggalkan kantor KBRI di Canberra, Australia. Mereka sempat menjalani proses dekontaminasi dari kiriman serbuk putih yang diduga bakteri.Situs news.com.au, Rabu (1/6/2005), melansir belasan staf mulai meninggalkan kantornya pada pukul 22.30 waktu setempat. Diharapkan 30-an pegawai lainnya bisa meninggalkan KBRI setelah selesai diperiksa.Hingga kini belum ada kepastian kapan KBRI akan dibuka kembali. Diperkirakan pemeriksaan serbuk putih tersebut akan menghabiskan waktu 48 jam.KBRI Canberra, pagi tadi, mendapat kiriman serbuk putih. Kiriman itu diduga kuat sejenis bakteri penyebab penyakit anthrax (Bacillus anthracis). 52 Staf KBRI terancam terkontaminasi serbuk tersebut.Dari hasil penelitian Australia sejauh ini, bubuk tersebut merupakan zat kimia aktif. Pengiriman serbuk yang diduga anthrax itu diperkirakan terkait vonis Schapelle Corby.
(ton/)











































