DetikNews
Kamis 16 November 2017, 17:23 WIB

Waspadalah! Polisi Gadungan Ngaku Razia dan Bawa Kabur Sepeda Motor

M Iqbal - detikNews
Waspadalah! Polisi Gadungan Ngaku Razia dan Bawa Kabur Sepeda Motor Foto: REUTERS/Benoit Tessier
Cilegon - Polisi gadungan bikin ulah di Kota Cilegon, Banten. Modus mengaku sebagai polisi menjadi senjata utama untuk menggasak motor target operasi.

Berdasarkan laporan ke Polres Cilegon, sudah 15 kali polisi gadungan tersebut beraksi. Korbannya rata-rata berusia remaja.

Salah satunya menyasar anak-anak remaja di kawasan Krakatau Posco pada Kamis, 16 November, dini hari. Polisi gadungan itu kemudian meminta calon korban menunjukkan STNK dan HP.

Salah seorang korban polisi gadungan, Rafi Wizurai (20), mengaku dirinya saat itu tengah bermain di kawasan Krakatau Posco, kemudian dihampiri 3 orang yang mengaku sebagai polisi dari Polres Cilegon.

"Pas lagi main di Posco lagi foto, tiba-tiba 3 orang nyamperin nanyain STNK, meriksa HP. Di TKP HP-nya dicek, diminta nggak boleh, suruh ngambil STNK dimintain uang sama ngancem. Kan suruh ngikutin, kalau kabur nanti ditembak sama dia," kata Rafi kepada wartawan setelah melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Cilegon, Kamis (11/16/2017).

Ia pun kemudian mengikuti arahan polisi gadungan tersebut ke suatu tempat yang tak jauh dari tempatnya bermain. Setelah tiba di tempat yang dituju, polisi gadungan itu kembali menanyakan STNK.

"Ikutlah sampai Warnasari, diberhentiin di situ, ngobrol nanya STNK lagi dibawa pergi (motor)," ujarnya.

Rafi mengaku didatangi 3 orang yang mengaku sebagai polisi. Dari keterangannya setelah membuat laporan, ia diberi tahu bahwa dirinya adalah orang ke-15 yang melapor dengan kejadian yang sama.

Sementara itu, Paur Humas Polres Cilegon Iptu Sigit Darmawan mengatakan pihak kepolisian akan melakukan tindak lanjut lantaran telah mencoreng nama baik kepolisian. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat dapat langsung melapor bila mengalami hal serupa.

"Ya, kita akan tindak lanjuti hal tersebut. Karena memang telah mencoreng nama baik kepolisian. Imbauannya kepada masyarakat bila menemukan hal serupa segera dilaporkan ke pihak kepolisian," katanya.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed