Soal Insiden di Kedubes RI, PM Howard Minta Maaf

Soal Insiden di Kedubes RI, PM Howard Minta Maaf

- detikNews
Rabu, 01 Jun 2005 18:11 WIB
Jakarta - Paket yang diduga mengandung bakteri penyebab anthrax, yang dikirimkan ke Kedubes RI di Canberra masih terus diselidiki. Kejadian ini sangat disesalkan pemerintah Australia.Perdana Menteri (PM) John Howard pun meminta maaf kepada pemerintah Indonesia atas insiden itu. "Ini perbuatan sembrono yang mengabaikan jiwa manusia dan dan saya atas nama rakyat Australia meminta maaf kepada Kedubes Indonesia dan pemerintah Indonesia," tukas Howard seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Rabu (1/6/2005).Dikatakan Howard, bubuk berbahaya tersebut dikirimkan dalam amplop yang dialamatkan untuk Duta Besar RI, Imron Cotan. Menurut Howard, jika bubuk tersebut telah dipastikan sebagai sejenis bakteri penyebab anthrax, maka ini akan menjadi insiden yang pertama kali terjadi di Australia.Kedubes RI di Canberra menerima kiriman paket yang mengandung bubuk mencurigakan pada pada Rabu pagi waktu setempat. Akibatnya, Kedubes langsung ditutup dan pengamanan tambahan dikerahkan di sekitar gedung. Kejadian ini diyakini terkait dengan kemarahan publik Australia atas vonis 20 tahun penjara bagi ratu mariyuana Schapelle Corby. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads