2 WNI Tewas Ditembak Polisi Malaysia, 1 Lagi Cidera
Rabu, 01 Jun 2005 17:46 WIB
Jakarta - Dua warga Indonesia tewas ditembak seorang polisi Malaysia. Seorang WNI lainnya terluka dalam insiden penembakan di sebuah restoran di Bandar Medan Ipoh, Malaysia, hari Rabu (1/6/2005) pagi waktu setempat.Setelah menembak ketiga WNI itu, polisi negeri jiran tersebut menembak dirinya sendiri. Ia pun mengalami luka parah di lehernya dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kondisinya saat ini kritis.Demikian disampaikan Pjs Kepala Kepolisian Perak, Abdul Razak Bokhari, seperti dilansir kantor berita resmi Malaysia, Bernama, Rabu (1/6/2005).Dua WNI yang tewas itu diidentifikasi sebagai Agus Salim Mohd Nur (35) dan Hasbri Osman (38). Sementara korban cidera bernama Mohd Hethir Basri (25). Agus Salim tewas seketika di tempat kejadian. Sementara Hasbri tewas di rumah sakit setelah kepalanya terkena hantaman peluru. Adapun Hethir mengalami cidera ringan di paha.Sebelum penembakan terjadi, polisi berusia 48 tahun itu sedang duduk sambil minum-minum bersama ketiga WNI di Restoran Salam. "Saat ngobrol, timbul pertengkaran, kemudian polisi itu mencabut senjatanya dan menembaki ketiga orang itu sebelum kemudian menembak dirinya sendiri," terang Razak.Dikatakan Razak, ketiga WNI tersebut memegang status penduduk tetap. Mereka berprofesi sebagai pekerja bangunan. Motif penembakan itu diduga karena kecemburuan. "Investigasi awal menunjukkan bahwa motifnya adalah kecemburuan," ujar Razak tanpa menjelaskan lebih rinci.
(ita/)











































