DetikNews
Rabu 15 November 2017, 18:48 WIB

Warga Aceh Bahu-membahu Selamatkan Paus Cermin Kearifan Lokal

Agus Setyadi - detikNews
Warga Aceh Bahu-membahu Selamatkan Paus Cermin Kearifan Lokal
Aceh - Pemerintah Aceh mengapresiasi kekompakan masyarakat dalam membantu menyelamatkan paus yang terdampar. Warga Tanah Rencong bahu-membahu turun ke laut agar mamalia tersebut dapat bertahan hidup.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh Mulyadi Nurdin menyebut kekompakan masyarakat tersebut sebagai cermin kearifan lokal yang harus dipertahankan. Hal ini perlu dijaga untuk melindungi ekosistem dan lingkungan, terutama dalam memelihara habitat hewan yang dilindungi.

"Masyarakat dan sejumlah pakar ikut bekerja keras dalam menyelamatkan paus yang terdampar tanpa mengenal pamrih, ini patut diapresiasi," kata Mulyadi dalam keterangan kepada detikcom, Rabu (15/11/2017).

"Meskipun setelah dilakukan berbagai upaya untuk menyelamatkannya beberapa ekor ikan paus itu mati, namun heroisme masyarakat bersama relawan untuk menolong sangat layak mendapatkan apresiasi," ungkap Mulyadi.

Sepuluh ekor paus terdampar di Pantai Ujong Kareung, Aceh Besar, pada Senin (13/11) lalu. Enam ekor berhasil diselamatkan, sedangkan empat lainnya mati. Dua ekor mamalia laut tersebut diduga sakit dan terluka.

"Paus sperma itu merupakan makhluk/satwa yang dilindungi berdasarkan PP No 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Penangkapan paus untuk dimanfaatkan dagingnya, baik dalam keadaan hidup maupun mati, serta dalam bentuk bagian-bagiannya, sama sekali tidak diperbolehkan," ungkap Mulyadi.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed