Kedubes RI Tutup Sampai Serbuk Misterius Teridentifikasi
Rabu, 01 Jun 2005 15:59 WIB
Jakarta -
Paket berupa serbuk putih yang dikirimkan ke Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia di Canberra, Australia hingga kini masih misterius. Sebelum ada kejelasan apa serbuk putih itu, Kedubes RI akan tetap tutup. Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) Yuri Thamrin menyatakan, kepolisian Australia kini masih memeriksa paket mencurigakan itu. Sementara hasil pemeriksaan baru diketahui paket berisi bubuk berwarna putih. Apa bubuk itu belum ketahuan. "Kepolisian Australia menemukan bubuk putih yang tidak jelas bahannya di dalam paket itu. Kedubes akan tutup sampai paket itu dapat diidentifikasi sepenuhnya," kata Yuri saat dihubungi detikcom melalui telepon, Rabu (1/6/2005). Paket misterius itu dikirimkan Rabu pagi saat staf Kedubes RI belum ada yang mengantor. Pihak keamanan langsung menginformasikan penemuan itu kepada para staf Kedubes dan memintanya tidak masuk kantor. Yuri memastikan pengiriman paket mencurigakan tersebut terkait vonis terhadap Schapelle Corby. Maklum, banyak warga negeri kangguru itu yang kecewa gadis Australia itu divonis 20 tahun penjara karena terbukti membawa 4,2 kg mariyuana. "Ini jelas diperuntukkan sebagai respons terhadap kasus Schapelle Corby," tandas Yuri. Pemerintah Australia menaruh perhatian serius terhadap pengiriman paket tersebut. Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer menjanjikan bantuan semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus itu. "Insiden itu menggusarkan dirinya (Downer) sehubungan relationship antara Australia dan Indonesia. Australia akan memberikan bantuan sepenuhnya kepada Kedubes RI untuk menyelesaikan kasus ini," demikian Yuri.
(iy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































