DetikNews
Selasa 14 November 2017, 15:33 WIB

Berpakaian Adat Sunda, Mahasiswa Ini Wakili RI Jadi Juri 'Sidang IMF'

Muhammad Idris - detikNews
Berpakaian Adat Sunda, Mahasiswa Ini Wakili RI Jadi Juri Sidang IMF Foto: Dok President University
Jakarta - Prestasi menggembirakan datang dari Kuala Lumpur, Malaysia. Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional President University, Muhamad Rizki Nugraha Darma Nugraha, terpilih sebagai Wakil Indonesia di ajang bergengsi Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN).

Pria kelahiran Bandung 20 tahun lalu ini menjadi Co-Chair of IMF Council di kegiatan yang berlangsung pada tanggal 2-7 November 2017. Event tahunan yang diselenggarakan Indonesia Global Network ini mengusung tema 'Enhancing Global Power Through Diplomacy and Regional Integration'.

"Belum lama ini saya terpilih menjadi 500 peserta terbaik dari 5.330 pendaftar untuk mengikuti AYIMUN di Kuala Lumpur. AYIMUN itu semacam lomba simulasi Sidang PBB, dimana setiap orang akan mewakili satu negara untuk menangani suatu kasus," kata Iki, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (14/11/2017).

"Di sidang tersebut berlangsung debat, lobbying, diplomasi, analisis, research, leadership, dan kita layaknya presiden atau diplomat negaranya," imbuh mahasiswa yang aktif di President University Model United Nations Club dan memiliki IPK rata-rata 3,8 ini.

Sebanyak 18 negara di Asia mengikuti 7 jenis sidang antara lain ARF (ASEAN Regional Forum), UNHRC (United Nations Human Rights Council), UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organizations), UNHCR (United Nations High Commissioner For Refugees), IMF (International Monetary Fund), WHO (World Health Organizations), and OIC (Organizations of Islamic Coorperation).
Berpakaian Adat Sunda, Mahasiswa Ini Wakili RI Jadi Juri 'Sidang IMF'Foto: Dok President University

Prestasinya di ajang AYIMUN, Iki terpilih menjadi juri di sidang IMF yang diikuti 170 delegasi yang mengangkat topik 'Addressing Resettlement Planning of The Global Financial Assistance'.

Pada saat awarding session atau malam penganugrahan yang bertemakan cultural night, dirinya tampil berbeda dengan balutan pakaian adat khas Sunda sehingga menarik banyak perhatian. Tujuannya, guna mengenalkan Indonesia, khususnya Budaya Sunda.

"Saat itu saya sebagai juri akan mengumumkan siapa pemenangnya. Berhubung saya asli Sunda, dan sekaligus Jajaka Jawa Barat 2015, maka saya ingin sekalian melakukan cultural diplomacy dengan menggunakan pakaian adat Sunda, jadi semua bisa tahu kalau saya asli Sunda Indonesia sehingga masyarakat internasional mengenal budaya Sunda," ungkap Iki.

Iki yang sudah mendapat banyak pengalaman saat menjadi juri internasional ini merupakan anak bungsu dari 5 bersaudara. Dirinya sudah langganan mengikuti Model United Nations. Tercatat alumni SMAN 2 Ciamis tahun 2015 ini pernah menjadi Best Delegate GGA UI Model United Nations-UNHCR 2015,

Kemudian Most Outstanding Delegate ALSA UNPAD Model United Nations-UNHCR 2016, Most Outstanding Delegate International Bandung Model United Nations - UNHCR 2016, Best Delegate ASEAN YOUTH GENERAL FORUM - ASEAN ECONOMY COMMUNITY UMY 2016, Best Delegate ASEAN Youth General Forum - General Assembly - South China Sea 2016 dan Verbal Commendations - SE UI MUN 2017.
(idr/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed