"Sampai saat ini belum ada laporan ke saya terkait itu. Saya sebagai pimpinan setiap hari memberikan doktrin-doktrin mengingatkan kepada seluruh jajaran saya. Jangan bermain-main ya, di dalam bertugas. Kalau kalian bermain-bermain maka sanksi akan menunggu saudara," kata Kepala Satpol PP DKI Yani Wahyu di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2017).
Yani mengaku selalu menginstruksikan pada jajarannya untuk bekerja dengan aturan yang berlaku. Dia mengatakan akan memproses oknum yang terlibat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Kepala Satpol PP DKI Yani Wahyu. (Fida-detikcom) |
Yani menyebutkan terdapat 70 personel Satpol PP yang dikerahkan untuk menjaga kawasan Tanah Abang. Menurutnya, jajarannya telah berusaha menjaga kawasan Tanah Abang dari penyalahgunaan trotoar.
"Kami setiap pagi kami siagakan ada 70 personel di sana. Kita akan perkuat ya, kita akan perkuat. Jangan sampai trotoar dan sarana prasarana di sana dikuasai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," terangnya.
Yani mengaku belum mendapatkan bukti valid mengenai siapa yang membiarkan PKL berjualan di trotoar Tanah Abang. Dia menuturkan penataan Tanah Abang sedang dilakukan kajiannya oleh gubernur dan wakil gubernur DKI.
"Terkait penataan Tanah Abang masih digodok dengan Pak Gubernur Pak Wakil Gubernur. Namun demikian dari Pak Gubernur dan Pak Wagub, Satpol PP masih tetap melakukan pengawasan, sesuai dengan tupoksinya," sebutnya. (fdu/idh)












































Foto: Kepala Satpol PP DKI Yani Wahyu. (Fida-detikcom)