DetikNews
Senin 13 November 2017, 15:28 WIB

Begini Adegan demi Adegan dr Helmi Habisi Nyawa dr Letty

Indra Komara - detikNews
Begini Adegan demi Adegan dr Helmi Habisi Nyawa dr Letty Dokter Helmi Jalani Prarekonstruksi Pembunuhan Istrinya (Hasan Alhabshy/detikFoto)
Jakarta - Polda Metro Jaya melakukan prarekonstruksi kasus pembunuhan sadis dr Letty Sultri oleh suaminya, dr Ryan Helmi. Sebanyak 23 adegan dijalani pelaku.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasubdit Jatanras Ditkrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan di lokasi prarekonstruksi di Klinik Azzahra, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Senin (13/11/2017).

Jalannya prarekontruksi diadakan di 2 tempat, yakni di Klinik Azzahra dan Polda Metro Jaya. Adegan 1 dan 2 sebagai TKP awal seharusnya dilaksanakan di dekat kantor Wali Kota Jakarta Timur, namun digabung di Polda Metro Jaya. Adegan 3 hingga 22 dilakukan di Klinik Azzahra dan adegan 23 dilaksanakan di Polda Metro Jaya.

[Gambas:Video 20detik]

Berikut ini adegan demi adegan dr Helmi menghabisi nyawa dr Letty dengan sadis:

Adegan 1:
-Kamis tanggal 9 November 2017 sekitar pukul 12.00 WIB, dr Helmi naik Go-Jek dari Klinik Bidan Estin Pondok Ungu Permai, Bekasi.

Adegan 2:
-Dokter Helmi memasukkan peluru pada magasin senjata api (TKP dekat kantor Wali Kota Jakarta Timur).

Adegan 3:
- Dokter Helmi tiba dan turun dari Go-Jek di depan Klinik Azzahra Medical Centre.
- Saksi Rahmat menunggu di depan klinik sambil memperhatikan dr Helmi saat masuk ke Klinik Azzahra Medical Centre.

Adegan 4:
-Dokter Helmi masuk menuju Klinik Azzahra Medical Centre.

Adegan 5:
-Saksi Nabila, saksi Abdul Kadir, dan korban dr Letty Sultri sedang duduk di ruang pendaftaran pasien klinik.

Adegan 6:
-Saksi Nabila memberitahukan kedatangan dr Helmi ke dr Sultri.

Adegan 7:
-Dokter Letty menemui dr Helmi.

Adegan 8:
-Dokter Helmi mengajak korban dr Letty ke ruang praktik dokter.
-Dokter Letty menolak dan terjadi cekcok mulut.

Adegan 9:
-Dokter Helmi mengeluarkan senjata api dari dalam tas.

Adegan 10:
-Dokter Letty berteriak minta tolong.

Adegan 11:
-Saksi Nabila dan saksi Abdul Kadir keluar dari dalam ruang pendaftaran dan melihat dr Helmi mengokang senjata.

Adegan 12:
-Saksi Nabila dan saksi Abdul Kadir masuk kembali ke ruang pendaftaran.

Adegan 13:
-Dokter Letty berlari masuk ke ruang keuangan dan langsung mengunci pintu dari dalam.

Adegan 14:
-Dari lubang kotak yang ada di ruang pendaftaran, saksi Nabila dan saksi Abdul Kadir melihat dr Letty di dalam ruang keuangan.

Adegan 15:
-Dokter Letty menutupi dirinya dengan kursi dan saat itu tersangka membidik korban.

Adegan 16:
-Dokter Helmi menembak dr Letty sebanyak 2 kali lewat lubang kecil yang ada di ruang keuangan.

Adegan 17:
-Saksi Abdurrahman menegur dr Helmi.

Adegan 18:
-Dokter Helmi mengarahkan senjata api kepada saksi Abdurrahman, selanjutnya saksi langsung kabur.

Adegan 19:
-Tersangka dr Helmi menembak kembali dr Sultri.

Adegan 20:
-Dokter Letty tergeletak di lantai.

Adegan 21:
-Dokter Helmi keluar dari klinik dan langsung menuju Go-Jek.

Adegan 22:
-Dokter Helmi bersama saksi Rahmat naik Go-Jek menuju Polda Metro Jaya.

Adegan 23:
-Dokter Helmi menyerahkan diri kepada polisi di Polda Metro Jaya.
(hri/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed