Rahmat mengatakan Helmi memesan ojek via aplikasi yang dia ambil. Helmi saat itu dijemput di Pondok Ungu, Bekasi.
Rahmat merupakan saksi kunci kasus itu. Rahmat mengantar Helmi dari Bekasi ke klinik lalu ke Polda Metro Jaya. Total biaya yang dibayar Helmi dari Bekasi-klinik-Polda Metro Jaya adalah sebesar Rp 58 ribu.
"(Dari Bekasi) langsung ke samping kantor Wali Kota Jakarta Timur dulu, berhenti, dia mau beli rokok katanya. Udah, (setelah itu) langsung ke klinik," kata Rahmat yang menghadiri prarekonstruksi dr Helmi saat menyerahkan diri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/11/2017),
Setibanya di klinik, Rahmat diminta Helmi menunggunya di depan klinik. Ia diminta menunggu selama 10-15 menit di situ.
"Enggak (melihat saat Helmi menembak), cuma dengar dari parkiran, kaget saya, kok itu penumpang saya. Yah saya kaget, orang kan teriak," tuturnya.
Tidak lama setelah mendengar bunyi tembakan, Helmi keluar. Dia kemudian meminta Rahmat untuk mengantarnya ke Polda Metro Jaya.
Rahmat mengatakan selama perjalanan dari Bekasi ke klinik, Helmi tidak bilang bahwa akan menembak Letty. "Kalau dia ngomong mau nembak, saya kabur lah," ujar Rahmat. (mei/aan)











































