Suud Sang Eksekutor akan Dibawa ke Jakarta, Syam Diburu
Rabu, 01 Jun 2005 09:32 WIB
Jakarta - Membawa oleh-oleh luka tembakan di kedua kakinya, Suud Rusli akan dibawa ke Jakarta dari Surabaya hari ini, Rabu (1/6/2005). Sedangkan Syam Ahmad Sanusi masih diburu.Keduanya merupakan buronan dan sama-sama terpidana mati lantaran mengeksekusi alias membunuh bos PT Asaba Group Boedhyarto Angsono dan pengawalnya Edy Suyep.Keduanya merupakan anggota marinir yang sudah dipecat lantaran kasus tersebut. Pangkat terakhir Suud adalah Kopda, sedangkan Syam adalah Letda.Mereka kabur dari rumah tahanan Lantamal II Jakarta pada 5 Mei 2005. POM TNI AL pun memburu keduanya.Pengintaian dan perburuan POM AL akhirnya membuahkan hasil. Suud ditangkap pukul 17.15 WIB, Selasa 31 Mei 2005, di Toko Kisi, Jalan Raya Sumbersari, Malang, Jawa Timur, saat hendak membeli penghapus cair.Saat dibekuk dan hendak dimasukkan ke mobil, Suud memberikan perlawanan. Akhirnya kedua kakinya ditembak oleh petugas yang menggunakan senjata laras panjang SS1.Betis kiri dan paha kanannya pun ditembus timah panas. Suud kemudian dibawa ke RS Syaiful Anwar, Malang untuk diberikan perawatan medis.Pukul 18.45 WIB, Suud dibawa ke Surabaya dengan menggunakan mobil ambulans TNI AL. Pukul 21.08 WIB, Suud tiba di RS AL Ramelan, Kawasan Bendul, Merisi, Surabaya, Jawa Timur. Saat turun dari ambulans, dia dikawal ketat, wajahnya ditutupi kain.Rencananya, Suud akan diterbangkan ke Jakarta hari ini untuk diperiksa lebih lanjut mengenai motif pelariannya dan keberadaannya selama buron. Namun belum dapat dipastikan kapan persisnya.Kepada Komandan POM TNI AL Lantamal III Surabaya Kolonel Marinir Wingki, Suud mengaku dirinya berpisah dengan Syam sejak kabur.Tim dari POM AL memburu hampir tiga minggu untuk melacak keberadaan Suud. Lokasi perburuannya di Tulungagung hingga Malang. Suud memang sempat sembunyi di rumah temannya saat di Tulungagung.POM AL kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memeriksa teman Suud di Tulungagung yang tidak disebutkan namanya itu.Dari Tulungagung, Suud ngekos di Gang IV, Sumbersari, Malang, Jawa Timur sejak 12 Mei 2005. Dia menempati sebuah kamar petak berukuran 2,5x3 meter dengan mengaku bernama Yudis. Namun keberadaannya tercium POM AL yang kemudian membekuknya.Sedangkan Syam yang belum tertangkap disinyalir kini ada di Jakarta, setelah sebelumnya diendus ada di Jawa Timur. Namun Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Abdul Malik Yusuf menolak menyebutkan persisnya lokasi Syam.
(sss/)











































