Mega: Dari Mana Urusannya Gerakan Pembaruan Ngaku Sah!
Rabu, 01 Jun 2005 01:43 WIB
Sikka - Meski menantang kadernya dengan mempersilakan bergabung ke Gerakan Pembaruan (GP), namun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tetap bersikukuh GP tidak sah."Mereka ngaku sah itu dari mana urusannya!" tukasnya. Hal itu disampaikan Mega ketika berkunjungan ke Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (31/5/2005).Ketua DPD PDIP NTT Frans Leburaya hadir dalam kunjungan Mega tersebut. Namun kedatangan Mega hanya disambut oleh sekitar 50 kader PDIP."Saya saja ketua umum tidak berani mengatakan, saya ini ketua yang sah, kalau bukan dari warga PDIP yang sebut demikian," ujar Mega.Dia menampik anggapan bahwa pasca-Kongres II PDIP di Bali telah terjadi pertikaian di tubuh PDIP antara dirinya dengan kubu Laksamana Sukardi yang akhirnya memotori terbentuknya GP."Saya bilang itu bukan pertikaian. Kalau ada yang tidak puas, ya silakan," ucap Mega.Alasan Mega bahwa di tubuh PDIP tidak terjadi pertikaian adalah jumlah orang-orang yang tidak mengakui keabsahan Kongres II PDIP hanya segelintir orang."Perbandingannya adalah, utusan dan peserta yang jumlahnya duaribuan orang masak mau disamakan dengan duabelas orang, kan tidak fair," sindir Mega.Mega pun mengancam PDIP tidak akan segan memberikan sanksi kepada kadernya yang melanggar disiplin dan aturan partai.
(sss/)











































