Sandiaga Sebut Ada 16 Kawasan Kumuh yang Jadi Prioritas Penataan

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Jumat, 10 Nov 2017 11:34 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai upacara peringatan Hari Pahlawan di Monas (Foto: Muhammad Fida/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan telah mempunyai cara untuk menyelesaikan perkampungan kumuh. Sandiaga menyebut solusi dari kawasan kumuh di Jakarta menggunakan sistem konsolidasi tanah.

"Ini yang akan didorong supaya kita menuntaskan ada 200 lebih RW yang kumuh di Jakarta. Kita hadirkan pendekatan land consolidation itu kita meng-consolidate tanah mereka," kata Sandiaga di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (10/11/2017).


Sandiaga menuturkan ada 16 kawasan kumuh yang akan menjadi prioritas penataan dalam waktu dekat. Dia hanya menyebut beberapa dari kampung tersebut adalah di Muara Angke san Kampung Akuarium.

"Yang diajukan kepada kita 16 salah satunya Akuarium, Angke yang ada beberapa yang sempat ditertibkan sebelumnya. Sebagau bagian dari kebijakan pemerintah sebelumnya, kita akan rapikan," terangnya.


Sandiaga juga berjanji akan membantu menyelesaikan masalah status tanah warga yang masih bermasalah dengan status tanah milik negara. Dia mengaku akan menganggarkan anggaran untuk menerbitkan sertifikat tanah-tanah yang bermasalah.

"Tentunya masalah hukumnya kita bereskan juga legalitasnya karena tanah negara kan juga harus kita rapikan. Tahun ini kita anggarkan juga sertifikasi daripada tanah-tanah negara tersebut," sebutnya. (fdu/jbr)