Pelajar di Pekanbaru Menangis Kala Terjaring Operasi Zebra

Pelajar di Pekanbaru Menangis Kala Terjaring Operasi Zebra

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 10 Nov 2017 13:32 WIB
Pekanbaru - Pelajar di Pekanbaru banyak yang terjaring operasi Zebra yang saat ini digelar serentak secara nasional. Lucunya, saat diamankan Polantas ada pelajar yang menangis.

Kisah itu disampaikan, Wakasat Lantas AKP Anindita dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat(10/11/2017). Dita menjelaskan, bahwa tadi pagi pihaknya dalam menggelar operasi zebra di Jl T Tambusai, Pekanbaru, sejumlah siswa terjaring. Mereka menuju ke sekolah dengan menggunakan sepeda motor yang tentunya tidak memiliki SIM karena belum cukup umur.

"Saat kita amankan, pelajar itu ada yang menangis. Mereka tahu apa kesalahannya," kata Dita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Walau demikian, dalam kasus ini ada yang ditindak ada juga yang diberikan pemahaman. Penindakan dilakukan bila surat kendaraan tidak lengkap.

"Ada yang kita edukasi dengan memanggil orang tuanya agar tidak lagi membawa motor sendiri. Mereka ada masih SMP dan SMA," kata Dita.

Ada juga pelajar menggunakan motor dengan knalpot balap yang suaranya membisingkan. Motor yang demikian, pihak kepolisian langsung melakukan penindakan di lapangan.

"Kita amankan motornya agar pemiliknya langsung menggantikan dengan yang standar.. Tak cuma pelajar saja, masyarakat lainnya juga banyak yang terjaring karena knalpot yang tak standar tersebut," kata Dita.

Selain itu, kata Dita, banyak juga kendaraan mewah yang melabrak aturan. Misalkan saja, mobil-mobil mewah itu menggunakan plat nomor timbul. Padahal, sesuai aturan jelas dilarang.

"Kendaraan dengan pelat nomor timbul ada yang kita tindak. Ada juga yang harus mengganti pelat nomor tersebut di tempat," kata Dita. (asp/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads