"Masih tetap kita mengusung Uu Ruzhanul Ulum. Persoalan Golkar mengusung nama lain, itu haknya Golkar," ujar Wasekjen PPP Achmad Baidowi saat dihubungi wartawan, Jumat (10/11/2017).
"Cuma, kami mengingatkan bahwa tanpa Golkar pun koalisi ini sudah cukup tiket untuk RK," sambung pria yang karib disapa Awiek ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Awiek tak sepenuhnya menyangsikan dukungan Golkar untuk wali kota Bandung tersebut. Awiek bersyukur Ridwan Kamil terus mendapat tambahan dukungan.
"Tapi kalau dengan Golkar, Alhamdulillah berarti dapat tambahan mesin politik," sebut dia.
Menurut Awiek, biarlah survei yang menentukan sosok cawagub Ridwan Kamil. Berdasarkan beberapa lembaga survei, Awiek mengklaim Uu yang merupakan Bupati Tasikmalaya lebih unggul dari Daniel Mutaqien.
"Maka menyodorkan nama Uu itu juga berdasarkan hasil survei yang cukup bagus, beberapa lembaga survei. Bahkan dibandingkan dengan Daniel, Pak Uu masih di atasnya, selisih satu persenan. Daniel 0 koma sekian (persen), Uu 1 koma sekian (persen)," ungkap anggota Komisi II DPR itu.
Selain soal survei, PPP memajukan nama Uu dengan pertimbangan lain. Faktor 'saling melengkapi', kata Awiek, turut menguatkan niat PPP mengusung Uu jadi cawagub Ridwan Kamil.
"Di Jabar itu harus memperhatikan koalisi nasionalis-Islam. Jadi kalau Pak Daniel dengan RK, sama-sama nasionalis. Sementara kalau Pak Uu, merepresentasikan kalangan santri, Islam. Jadi, kalau RK sama Uu, ya pas. Itu komposisi yang pas," pungkas Awiek. (gbr/elz)











































