"Saya kira ini motivasi sekaligus, ini kan Banyuwangi sudah mendapatkan sistem akuntansi tablet kinerja dari Menpan untuk kota itu satu-satunya Bandung yang dapat nilai A, sementara untuk kabupaten dari 400 kabupaten kota ini yang nilai A-nya itu hanya 1 kabupaten kebetulan Banyuwangi. Maka penghargaan Setya Lencana ini menjadi motivasi dan pelengkap dari penghargaan yang diperoleh Banyuwangi kebetulan yang ini sebagai personal," kata Anas di di Gedung Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara No 7, Jakarta Pusat, Jumat (10/11/2017).
Kata Anas, Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LKPPD) Banyuwangi dulunya berada di rangking 167. Namun saat ini sudah naik menjadi ranking 5 di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang paling baru, menurutnya, Banyuwangi sudah membuat mal pelayanan publik. 142 Izin pelayanan publik tersedia di satu tempat.
"Mulai izin lahir, mati, BPJS, sampai kami siapkan hakim nikah," ujarnya.
Sebelumnya, ada 15 kepala daerah yang berprestasi yang diberi penghargaan oleh Kemendagri. Ke-15 kepala daerah ini dinilai berhasil membuktikan janji kampanyenya.
"Mereka semua adalah kepala daerah yang berhasil mengemban amanah masyarakat dan daerah yang telah memilih para gubernur, bupati, dan wali kota dan telah konsisten melaksanakan apa yang menjadi janji politik saat kampanye dan dapat dibuktikan sehingga walaupun ada yang belum selesai masa jabatan tetapi setidaknya sudah melebihi dari 80 persen program-programnya dilaksanakan dengan baik," kata Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo di Gedung Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara No 7, Jakarta Pusat, Jumat (10/11). (idh/tor)











































