Demokrat membanggakan elektabilitas AHY yang meroket jelang Pilpres 2019. Dengan nada bercanda, Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon membandingkan elektabilitas AHY dengan Cak Imin.
"Lembaga survei mengatakan, mohon maaf Kang Maman (Wasekjen PKB Maman Imanul Haq), hari ini untuk kandidat wakil presiden, yang paling tinggi itu AHY, angkanya 14,3 persen. Ini wapres," ujar Jansen dalam diskusi di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan, PKB belum mendeklarasikan Cak Imin sebagai cawapres. PKB masih konsolidasi dengan relawan dan komunitas.
Menurut Maman, gerakan dukungan terhadap Cak Imin sepenuhnya inisiatif para relawan maupun santri. Dukungan kepada Cak Imin, kata Maman, tak hanya berasal dari kalangan santri.
"Bukan hanya kalangan santri, tapi ada juga kalangan anak-anak jalanan, ada teman-teman di mana kebetulan saya koordinator aliansi Bhinneka Tunggal Ika melihat sosok Cak Imin sebagai yang berhasil membesarkan dan mempertahankan Partai Kebangkitan bangsa dan melahirkan anak-anak muda yang memiliki ide lebih cemerlang," ujar Maman.
Maman menilai, Jokowi membutuhkan dukungan dari santri dan ulama untuk memenangi Pilpres 2019. Oleh sebab itu, Maman menilai Cak Imin sosok yang pas jadi cawapres Jokowi.
"Jadi, kalau ditanya siapa yang pas untuk mendampingi presiden 2019, adalah jawabannya Muhaimin Iskandar," papar Maman. (gbr/dkp)










































