DetikNews
Kamis 09 November 2017, 14:19 WIB

Rakor, Pemeriksaan Kepala BPRD dan KJPP Soal NJOP Reklamasi Ditunda

Mei Amelia R - detikNews
Rakor, Pemeriksaan Kepala BPRD dan KJPP Soal NJOP Reklamasi Ditunda Foto: Kombes Argo (Amel-detikcom)
Jakarta - Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Edi Sumantri dan Kepala Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Dwi Hariyantono tidak menghadiri panggilan polisi terkait kasus NJOP reklamasi pulau Teluk Jakarta di Mapolda Metro Jaya. Keduanya berhalangan hadir karena harus menghadiri rapat.

"Jadi ada surat dari yang bersangkutan yang masuk ke Polda Metro, ke Krimsus bahwa yang bersangkutan minta schedule ulang. Hari ini yang bersangkutan ada kegiatan rakor (rapat koordinasi)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/11/2017).


Sedianya, keduanya diperiksa penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya pukul 11.00 WIB tadi. Karena tidak bisa hadir, penyidik menjadwal ulang pemeriksaan untuk keduanya pada pekan depan.

"Makanya nanti untuk Kepala KJPP akan kami agendakan lagi hari Senin tanggal 13 November, sedangkan untuk kepala BPRD akan kami minta keterangan schedule-nya tanggal 15 (November) Hari Rabu depan," imbuh Argo.



Argo mengatakan pemeriksaan terhadap BPRD DKI berkaitan dengan penetapan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) Pulau C dan D. Untuk diketahui, NJOP Pulau C dan D dinilai sangat rendah, yakni sekitar Rp 3,1 juta per meter persegi.

"Jadi ada selisih NJOP. Nanti kami lihat dari pemeriksaan nanti bagaimana," imbuhnya.


Sebelumnya pada Rabu (8/11) kemarin, penyidik memeriksa tiga orang dari BPRD. Pemeriksaan ketiganya berlangsung hingga larut malam.

"Jadi kemarin tiga saksi yang sudah kita periksa sampai sekarang belum selesai, nanti akan kita schedule ulang juga," tandas Argo.
(mei/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed