ADVERTISEMENT

Kelompok Bersenjata 'Sandera' 1.300 Orang di 2 Desa di Papua

Ferdinan - detikNews
Kamis, 09 Nov 2017 10:59 WIB
Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar/detikcom
Jakarta - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) 'menyandera' sekitar 1.300 orang di Desa Kimbely dan Desa Banti, Mimika, Papua. Warga masih bisa beraktivitas namun tidak bisa meninggalkan kampungnya.

"Jadi ada dua kampung yang warganya dilarang berpergian oleh mereka. Ini dilakukan KKB. KKB yang menembak anggota Brimob seminggu yang lalu di Tembagapura," kata Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar saat dihubungi detikcom, Kamis (9/11/2017).

'Penyanderaan' ini sudah berlangsung selama 3 hari. Kelompok bersenjata juga mengambil harta benda milik warga atau pun pendatang yang bekerja sebagai pendulang emas.

"Ada warga yang mengalami kekerasan, diancam, jadi mereka dalam ancaman," sebut Boy.

Dia memastikan Polri bersama TNI berupaya menangani kelompok bersenjata yang mengisolir dua desa yang berada di pegunungan. Sebab kelompok tersebut sama dengan pelaku teror lainnya di Papua.

"Kita fokus mengupayakan keselamatan dari warga dan masyarakat yang saat ini dikuasai mereka di dua kampung. Di Kimbely sekitar 300 an orang. Banti sekitar 1.000 orang," tegas Boy. (fdn/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT