Mahasiswa UKI Laporkan Walikota Jaktim ke Polda Metro Jaya

Mahasiswa UKI Laporkan Walikota Jaktim ke Polda Metro Jaya

- detikNews
Selasa, 31 Mei 2005 14:43 WIB
Jakarta - Korban pemukulan petugas Ketentraman dan Ketertiban (Tramtib) Jakarta Timur melaporkan Walikota Jakarta Timur (Jaktim) Kusnan Abdul Hakim ke Polda Metro Jaya. Pemukulan terjadi ketika Tramtib menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Cawang, Jaktim. Tidak hanya walikota yang dilaporkan. Kapolsek Kramat Jati Kompol Dedy Tertra dan Kepala Tramtib Jakarta Timur Lukman Syahrul tak luput dari aduan. Korban bernama Victor Djami yang diwakili ibundanya, Ariance Djami, mengadukan tiga pejabat Jaktim itu ke bagian Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (31/5/2005) siang.Victor Djami (23), mahasiswa semester 8 Fakultas Sastra UKI, tempurung tengkoraknya remuk. 'Razia berdarah' Tramtib pada 17 Mei 2004 itu membuat kondisinya kritis. Saat ini Victor sedang dirawat di Ruang ICU, RS UKI, Cawang, Jakarta Timur."Keluarga saya masih dalam keadaan bimbang, oleh karena itu, kenapa baru hari ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya," ungkap Ariance. Menurut keterangan dokter RS UKI, kutip Ariance, status kondisi Victor sampai saat ini belum bisa dipastikan. "Kondisi Victor masih kritis, belum ada perkembangan sama sekali," ucap Ariance tampak sedih. Ariance tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 13.15 WIB dengan didampingi pengacaranya, Jhonson Panjaitan. Menurut Jhonson, ini yang kesekian kalinya operasi gabungan keamanan dan ketertiban menggunakan kekerasan. "Seharusnya petugas sipil tidak boleh menggunakan kekerasan, ini harus ditindaklanjuti," sesal Jhonson. (ism/)


Berita Terkait