detikNews
Rabu 08 November 2017, 22:45 WIB

WNI Istri Militan Maute Anak Tuan Tanah, Ini Profil Lengkapnya

Mei Amelia R - detikNews
WNI Istri Militan Maute Anak Tuan Tanah, Ini Profil Lengkapnya Minhati Madrais (Dok. Mabes Polri)
Jakarta - Minhati Madrais (36) masih ditahan otoritas Filipina karena diduga bergabung dalam pergerakan jaringan teroris di Marawi. Bagaimana awalnya istri dari salah satu milisi Filipina, Omarkhayam Maute, bergabung dalam kelompok tersebut?

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan Minhati adalah putri pertama pasangan H Madrais Fajar, Lc, dan Hj Murhiyaliyah, SPd. Ayahnya asli dari Kampung Buni, Babelan, Bekasi, yang menjadi tuan tanah di kampungnya itu.

Sebagai tuan tanah, Madrais memiliki banyak yayasan pendidikan Islam dari tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA).

"Ayah Minhati ini memiliki Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan Islam 'Darul Amal' untuk tingkat taman kanak-kanak (TK), madrasah diniyah takmiliyah awaliyah (DTA), madrasah tsanawiyah (MTs), madrasah aliyah (MA), SMK Darul Amal, dan Ponpes Darul Amal," terang Rikwanto dalam keterangannya kepada detikcom, Rabu (8/11/2017).

Madrais juga mendirikan sebuah masjid yang terletak di depan Yayasan Darul Amal. Putra ke-3 Madrais, Ustaz Diaduddin Madrais, Lc, biasa menjadi imam di masjid itu.


Minhati sendiri memiliki gelar Lc dengan ijazah bachelor bidang ushuluddin, Jurusan Tafsir dan Ilmu Alquran di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Ijazahnya dikeluarkan pada Februari 2009.

"Minhati bertemu dengan Omar Maute pada saat keduanya sama-sama menjadi mahasiswa di Al-Azhar Kairo, Mesir," sambungnya.

Minhati diketahui pernah membawa Omar ke rumahnya di Bekasi. "Dan (Omar) sempat tinggal beberapa bulan di rumah tersebut dan sempat mengajar sebentar pada ponpes tersebut," lanjutnya.

Riwayat Perlintasan

Minhati memiliki paspor RI bernomor A 2093379 yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Karawang pada 30 Januari 2012. Masa berlaku paspornya itu habis pada 30 Januari 2017 dan tidak ditemukan data penggantian paspor dalam SIMKIM.

Dalam data perlintasan di Ditjen Imigrasi, Minhati diketahui terakhir meninggalkan Jakarta pada Jumat, 10 April 2015, dengan Pesawat Cebu Pacific (5J760) tujuan Manila. Dia tiba di NAIA (Ninoy Aquino International Airport) pada Sabtu pagi, 11 April 2015.

Diduga setelah itu, dia melanjutkan perjalanan menuju Cagayan de Oro untuk menuju Marawi.


"Berdasarkan data dari Biro Imigrasi, yang bersangkutan memiliki alamat di Marawi City," kata Rikwanto.

Berdasarkan informasi dari Divisi Intelijen Imigrasi Filipina pada 8 Juni 2017, Minhati menggunakan izin tinggal jenis E.O. 408 (no-visa entry untuk tinggal 30 hari) dan secara rutin memperpanjang izin tinggalnya di Iligan Immigration District Office.

Minhati terakhir melakukan perpanjangan izin tinggal pada Agustus 2016 dan izin tinggal tersebut berakhir pada 9 Oktober 2016.
(mei/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed