Demo di Kemenaker, Buruh Minta Keselamatan Kerja Diperhatikan

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Selasa, 07 Nov 2017 13:19 WIB
Massa buruh menuntut keselamatan kerja diperhatikan (Foto: Aditya Fajar/detikcom)
Jakarta - Aliansi Rakyat Peduli K3 melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan. Mereka menuntut perusahaan dan pemerintah memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja para buruh.

"Hari ini kami tidak menuntut upah, tidak menuntut naik gaji. Tapi kami menuntut keselamatan kerja bagi kami," kata orator dari mobil pengeras suara, di depan kantor Kemeterian Tenaga Kerja (Kemenaker), Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (7/11/2017)

Massa membawa spanduk dan poster bertuliskan 'Tempat Kerja Bukan Kuburan'. Dalam orasinya massa buruh menyinggung insiden kebakaran pabrik kembang api di Kosambi yang menewaskan 49 orang pekerja.

"Nyawa-nyawa melayang hanya menjadi statistic tanpa jiwa. Kematian 49 orang pekerja PT Panca Buana Cahaya di pabrik kembang api, membuktikan isu K3 merupakan persoalan tempat kerja yang masih sangat memprihatinkan," ucap juru bicara Aliansi Rakyat peduli K3, Rian Irawan.

Para polisi siaga di kantor KemenakerPara polisi siaga di kantor Kemenaker Foto: Aditya Fajar/detikcom


Massa buruh menuntut perusahaan dan pemerintah untuk bertanggung jawab jika terjadi kecelakaan kerja. Mereka juga meminta pemerintah segera mengubah peraturan keselamatan dan keamanan kerja yang melindungi para pekerja.

"Perusahaan dan pemerintah harus bertanggung jawab atas tragedi kecelakaan kerja. Perbaiki sistem pengawasan K3 di internal pemerintahan. Setop mengkambinghitamkan buruh ketika terjadi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja," jelas Rian.

Rencananya sejumlah perwakilan buruh akan menyampaikan aspirasi buruh langsung kepada pihak Kementerian Ketenagakerjaan. (adf/ams)