"Memang kita sudah kerjasama dengan BNNP Bali. Jadi, itu kapasistas BNN dan kita sudah persilakan dan sudah pernah di tes urine dua periode," kata Wiryatama di Gedung DPRD Bali, Selasa (7/11/2017).
Ke depan, kerjasama dalam upaya pencegahan narkoba di DPRD Bali akan dibuka. Salah satunya dalam bentuk penindakan atau pembinaan agar kejadian seperti Komang Swastika mencoreng nama DPRD Bali terulang kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi dari PDIP ini mengimbau agar para anggota dewan tidak terlibat narkoba dan tindak pidana lainnya. Sehingga kinerja-kinerja legislatif untuk mewakili rakyat Bali tidak terbengkalai hanya karena satu atau dua oknum anggota yang melakukan perbuatan melawan hukum.
"Dengan kejadian ini, kami mengimbau semua anggota dewan jangan terlibat narkoba dan hal lain yang bersangkutan dengan masalah hukum," ucap Wiryatama. (vid/asp)










































