"Mau ketemu Deputi Pencegahan saja," ujar Dedi Mulyadi sebelum masuk Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Selasa (7/11/2017).
Pantauan detikcom di lokasi, sekitar pukul 10.12 WIB. Dedi dan beberapa stafnya mengenakan kemeja putih dan celana hitam saat tiba di lokasi. Dia hanya sedikit berkomentar mengenai kedatangan di lembaga antirasuah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi dan beberapa stafnya akan bertemu Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan. Foto: Fotografer: Faiq Hidayat/detikcom |
Kemudian, Dedi menuju meja resepsionis untuk mendaftarkan dirinya. Setelah itu, Dedi duduk di kursi tamu lobby Gedung KPK.
KPK sebelumnya menawarkan kerja sama membentuk sistem keuangan yang transparan untuk pendanaan Partai Golkar. Selain itu, KPK menawarkan program sekolah partai. Di sekolah ini, calon legislatif dididik agar berintegritas.
"KPK fasilitasi untuk transparansi keuangan. Misalnya seperti apa level transparansi yang disepakati. Mana yang dibuka ke publik, mana yang tidak," ujar Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan dalam pertemuan dengan pengurus Golkar di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (18/9/2017). (fai/aan)












































Dedi dan beberapa stafnya akan bertemu Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan. Foto: Fotografer: Faiq Hidayat/detikcom