"Ya gimana 100 hari terus suruh kayak 'Jinny oh Jinny'. Kan nggak bisa," kata Taufik kepada wartawan di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/11/2017).
Taufik mengatakan penataan Tanah Abang butuh pembahasan yang komprehensif. Dia menyoroti semrawutnya Tanah Abang bukan hanya karena PKL tapi juga karena menajemen yang belum baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taufik meminta Pemprov DKI mendahulukan dialog dalam menata kawasan Tanah Abang. Dia mengatakan pengelola Tanah Abang harus turun ke bawah untuk mensosialisasikan penataan tersebut.
"Menurut saya soal manajemennya saja. Parkir segala macam itu dikumpulin sama-sama diajak ngobrol," jelasnya. (fdu/bag)











































