Keributan Terjadi Lagi Usai Pemeriksaan Chusnul
Senin, 30 Mei 2005 21:53 WIB
Jakarta - Dari sejumlah anggota KPU, hanya Chusnul Mar'iyah yang memakai body guard. Hal ini nampaknya memberi masalah bagi para wartawan. Hal itu terbukti tadi pagi. Nyaris terjadi keributan karena body guard tersebut mencoba menghalang-halangi dan mengancam wartawan.Hal itu berlanjut usai pemeriksaan terhadap Chusnul di Gedung KPK, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (30/5/2005). Namun, bukan dengan body guard Chusnul. Tapi dengan pria yang tidak dikenal. Pria itu adalah 'pendukung' Chusnul. Pria berbadan kurus dan kecil ini, berdiri di depan Chusnul dan mendorong para wartawan ketika mengerubuni Chusnul untuk meminta keterangannya. Spontan, wartawan yang tidak senang dengan tindakan pria tersebut, menarik keluar pria tersebut dari kerumunan. Dengan emosi, para wartawan meminta keterangan dari pria tersebut. Apalagi, yang didorong justru wartawan perempuan. Namun, pria tersebut tidak menanggapinya. Seakan-akan merasa benar dengan tindakannya itu, pria itu kemudian membagikan siaran pers kepada para wartawan terkait dengan pemeriksaan Chusnul. Aksi dorong ini, justru dibela oleh 2 pedamping Chusnul. Tampaknya, pendamping Chusnul ini ingin memberi pelajaran kepada wartawan bagaimana rasanya didorong seperti itu. Anggapan mereka, wartawan telah memperlakukan Chusnul dengan tidak baik, yakni mendorong-dorong sambil mengerubuni untuk meminta keterangan. "Saya juga perempuan. Mengapa tadi juga didorong-dorong?," kata salah satu perempuan. Tak lama, pria tersebut memasuki mobil Kijangnya dengan nomor polisi B 2031 OF. Sedangkan Chusnul menaiki mobil Camry warna hitam B 2325 BS. Sepanjang turun tangga dari lantai 2 menunju mobilnya, dosen UI ini tidak memberikan keterangan apa pun kepada wartawan. Dia diperiksa oleh KPK hampir 11 jam, namun hanya senyuman yang ia pancarkan kepada wartawan.
(atq/)











































