Neloe Cs Diperiksa 11 Jam
Ada Tersangka Baru dari Lativi
Senin, 30 Mei 2005 21:50 WIB
Jakarta - Hari-hari Neloe cs terus dilalui di meja penyidikan. Hari ini saja mereka diperiksa 11 jam di Gedung Bundar. Kejagung pun mengisyaratkan akan tersangka baru kasus korupsi di Bank Mandiri dari manajemen PT Lativi Media Karya (LMK).Tiga mantan direksi Bank Mandiri, ECW Neloe, I Wayan Pugeg, M Sholeh Tasripan terlihat sangat lelah saat selesai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jalan Hasanuddin, Jakarta, Senin (30/5/2005) malam. Mereka enggan menjawab pertanyaan wartawan yang mengerubunginya. Hanya Neloe yang menyatakan, kalau dirinya baik-baik saja. Sementara, Pugeg terlihat lemah dan dipapah para stafnya saat keluar dari ruang pemeriksaan.Jaksa Agung Munda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Hendarman Supanji memastikan akan tersangka baru dalam kasus kredit macet ini dari debitor PT LMK. "Saya katakan dalam minggu ini akan ada tersangka baru dari Lativi. Paling lambat Jumat saya umumkan," katanya.Sebelumnya Hendarman juga pernah mengungkapkan tersangka baru dari Lativi akan diumumkan pada minggu lalu. Namun hal itu oleh ditegaskan Hendarman, kalau tersangka Lativi akan diumumkan pada minggu ini. "Saya katakan minggu ini, pokoknya minggu ini," katanya.Soal materi pemeriksaan tiga mantan direksi Mandiri, diterangkan salah satu kuasa hukum mantan direksi Bank Mandiri, Luhut MP Pangaribuan. Menurutnya, pemeriksaan masih fokus pada pengucuran kredit terhadap PT Cipta Graha Nusantara. Luhut menyatakan, pemberian kredit terhadap debitor itu sudah direschedulling baik itu bunga serta dendanya yang masih dibayar. M Sholeh Tasripan, diakui Luhut, ikut menandatangani pengucuran kredit karena Sholeh adalah direksi yang memberikan keputusan dalam pengucuran kredit.Mengenai reschedulling ini, menurut Kasubdit Penyidikan Pidsus Kejagung Arnold Angkouw, akan percuma jika sejak awal terdapat penyimpangan dalam pemberian kredit. "Kredit memang itu bisa dilakukan reschedulling, namun jika dari awal ada penyimpangan percuma dilakukan reschedulling," tegas Arnold.Pemeriksaan ketiga mantan direksi Bank Mandiri ini, kata Arnold, akan lanjutan pada minggu ini juga.
(mar/)











































