"Jangan hanya memanggil Pak Tito (Kapolri) untuk mengetahui perkembangan, tapi juga harus dikasih target untuk ungkap kasus Novel karena saya yakin kepolisian Indonesia mempunyai kemampuan yang luar biasa. Kalau punya niat pasti bisa terungkap," kata Ketua Divisi Advokasi YLBHI Muhammad Isnur dalam diskusi di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/11/2017).
YLBHI juga meminta Jokowi segera membentuk TGPF. "Ini kalau kemudian dibiarkan terus dan makin lama bukti akan hilang, saksi nggak tahu ke mana, jadi harapan terungkap akan kabur," ujar Isnur.
Menurut dia, diperlukan terobosan cepat dari Presiden Jokowi untuk mendorong pembentukan TGPF agar hal-hal yang belum bisa terungkap dalam kasus Novel bisa diungkap oleh TGPF. "Sehingga bisa rekomendasi Jokowi penting menunjukkan jika dia pro-antikorupsi dan harus ditunjukkan dengan tindakan yang nyata," kata dia. (lkw/aan)











































