DetikNews
Sabtu 04 November 2017, 03:21 WIB

LBH Pers: Novanto Tak Seharusnya Melaporkan Rakyat Terkait Meme

Ahmad Bil Wahid - detikNews
LBH Pers: Novanto Tak Seharusnya Melaporkan Rakyat Terkait Meme Setya Novanto. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers menilai Ketua DPR Setya Novanto tak semestinya mempolisikan kasus meme yang menyinggung dirinya. Alasannya, Novanto merupakan pejabat publik dan harus siap menerima kritikan dalam berbagai bentuk.

"Sikap Setya Novanto mengadukan masyarakat terkait meme seharusnya tidak terjadi. Mengingat bahwa Setya Novanto adalah seorang pejabat publik jadi sudah seharusnya siap dari segala macam kritikan yang ditujukan kepada dirinya dan seharusnya juga dianggap sebagai bahan koreksi untuk melakukan kinerja yang lebih baik untuk kepentingan masyarakat Indonesia lebih luas," Direktur Eksekutif LBH Pers Nawawi Bahrudin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/11/2017).

Nawawi menyebut, meme itu tak tersebar secara tiba-tiba. Penyebaran meme dianggap sebagai kritik masyarakat terkait pemberantasan korupsi. Menurutnya pesan itu harus ditangkap secara positif oleh aparat negara.

"Peristiwa penyebaran meme bukanlah yang secara tiba-tiba muncul, namun meme tersebut bisa dianggap salah satu bentuk kritik masyarakat atau netizen terhadap sistem hukum yang seolah-olah tidak berdaya oleh korupsi. Sehingga seharusnya pihak aparat negara menangkap pesan netizen sebagai sinyal positif untuk berbenah diri dalam melakukan pemberantasan korupsi," lanjutnya.

LBH Pers juga mengkritik tindakan aparat dalam proses penangkapan pelaku penyebaran meme. Penangkapan yang dilakukan pada malam hari memberi kesan penghinaan terhadap pejabat negara sebagai kejahatan yang luar biasa.

"Penangkapan yang dilakukan pada malam hari oleh pihak kepolisian terhadap terduga penyebar "meme" semakin menunjukkan bahwa kasus penghinaan terhadap pejabat negara sebagai kejahatan yang "luar biasa" sehingga diperlakukan seperti itu dan mengundang kecurigaan di kalangan masyarakat," pungkasnya.

Polisi sebelumnya menangkap seorang berinisial DN di daerah Tangerang pada Selasa (31/10) pukul 22.30 WIB. Dia dituduh menyebarkan meme yang menyinggung Ketua Umum Golkar tersebut.

Barang bukti yang dibawa serta adalah satu tablet Samsung, satu SIM card Simpati, dan satu memory card. Ia dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 1 UU ITE tentang Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik serta Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP.
(abw/bag)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed