Ketika Emak-emak Curhat ke Kapolresta Banda Aceh karena Ditilang

Ketika Emak-emak Curhat ke Kapolresta Banda Aceh karena Ditilang

Agus Setyadi - detikNews
Kamis, 02 Nov 2017 16:56 WIB
Ketika Emak-emak Curhat ke Kapolresta Banda Aceh karena Ditilang
Aceh - Ada momen lucu saat Operasi Zebra Rencong di Banda Aceh. Heny tiba-tiba menghampiri Kapolresta Banda Aceh Kombes Saladin yang baru tiba. Dia curhat panjang lebar tapi tidak mengetahui lawan bicaranya itu orang nomor satu di jajaran Polresta Banda Aceh.

Heny ditilang oleh sejumlah polisi yang menggelar razia di Jalan Tengku Daud Beureueh, Banda Aceh, Kamis (2/11/2017). Heny tidak punya surat-surat kendaraan dan orang yang diboncengnya tidak mengenakan helm. Dia diberhentikan polisi dan motornya ditahan.

Heny sempat berkali-kali mencoba melobi polisi agar bisa melanjutkan perjalanan. Dia sibuk menelpon sana-sini. Setelah sekitar satu jam berselang, Kapolresta Banda Aceh datang ke lokasi untuk melihat secara langsung pelaksaan razia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiba-tiba, Heny menghampiri Saladin dan curhat panjang lebar. Ia memohon agar motornya dilepas untuk bisa melanjutkan perjalanan. Dia mengaku ingin berobat.

"Pak saya mau berobat ke Cempaka Lima. Tolonglah lepas motor saya, nanti saya balik lagi boleh juga," kata Heny.
Ketika Emak-emak Curhat ke Kapolresta Banda Aceh karena Ditilang

Saladin menyanyakan kesalahan Heny dan dijawab secara blak-blakan. Kapolresta kemudian meminta Heny untuk meninggalkan Surat Izin Mengemudi (SIM) kepada petugas sebagai jaminan. Namun karena itu pun tidak punya, akhirnya Heny menyerahkan KTP.

Tak lama kemudian, Saladin memanggil anggota dan membolehkan Heny melanjutkan perjalanan. Namun saat ditanya apakah mengenal orang tempatnya curhat, jawaban Heny di luar dugaan.

"Tidak kenal," jawab Heny setelah memperhatikan pangkat Kapolresta.

Saat diberitahu orang tersebut adalah Kapolresta Banda Aceh, Heny tertawa girang.

Dalam razia gabungan yang digelar Satlantas Polresta Banda Aceh dan Polda Aceh ini, sejumlah pengguna yang tidak punya surat-surat kelengkapan berkendara ditilang. Ada juga beberapa mobil yang menggunakan plat tidak sesuai standar langsung dicopot.

"Fokus razia adalah pengguna jalan yang melawan arus karena ini sudah menjadi fenomena di kota besar. Kemudian pengguna jalan yang tidak pakai helm dan pengguna yang pakai rotator dan strobo," kata Kabag Pembinaan dan Operasi Ditlantas Polda Aceh AKBP Deni Kurniawan kepada wartawan di sela-sela razia. (asp/asp)


Berita Terkait