Howard Enggan Minta Bantuan SBY Soal Si Cantik Corby

Howard Enggan Minta Bantuan SBY Soal Si Cantik Corby

- detikNews
Senin, 30 Mei 2005 13:45 WIB
Jakarta - Vonis penjara bagi Schapelle Corby mengundang kemarahan publik Australia. Namun tidak demikian halnya dengan pemerintah Australia. Perdana Menteri (PM) Australia John Howard bahkan dengan tegas menolak untuk secara pribadi meminta Presiden RI mengintervensi kasus terdakwa mariyuana 4,2 kg itu.Diakui Howard, vonis 20 tahun penjara itu memancing emosi masyarakat Australia. Namun ditegaskannya bahwa ini menyangkut sistem peradilan negara lain sehingga tidak mungkin bagi dirinya untuk ikut campur. "Meskipun masyarakat emosional mengenal hal ini, namun kita berurusan dengan sistem peradilan negara lain," tutur pemimpin negeri Kangguru itu kepada stasiun radio lokal 2GB, Sydney, seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Senin (30/5/2005).Ditegaskan Howard, dirinya tidak mungkin secara khusus menelepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan memintanya mengintervensi kasus Corby. "Adalah hal yang sangat bodoh dan kontra-produktif untuk menelepon Presiden Indonesia, memintanya untuk menyampaikan penilaiannya," tandas Howard.Publik Australia geram dengan vonis yang dijatuhkan PN Denpasar terhadap Corby pada 27 Mei lalu. Banyak warga Australia yang berkeyakinan bahwa perempuan muda itu tidak bersalah. Mereka mempercayai pengakuan Corby bahwa dirinya hanyalah korban sindikat narkoba. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads