6 Begal Ditembak Mati, Narkoba Dorong Tingginya Kejahatan di Sumut

6 Begal Ditembak Mati, Narkoba Dorong Tingginya Kejahatan di Sumut

Jefris Santama - detikNews
Kamis, 02 Nov 2017 13:59 WIB
6 Begal Ditembak Mati, Narkoba Dorong Tingginya Kejahatan di Sumut
Ilustrasi (edi/detikcom)
Medan - Sepanjang Oktober 2017, sedikitnya 6 pelaku kejahatan ditembak mati di Sumatera Utara. Para pelaku ditindak tegas polisi karena melawan petugas. Sejumlah faktor disebut menjadi timbulnya seseorang membuat aksi kriminal.

Menurut kriminolog dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Alfi Syahri, kejahatan timbul karena disebabkan beberapa faktor.

"Pertama faktor ekonomi. Lalu ada kesempatan dan peluang, kemudian narkoba yang membuat candu," kata Alfi saat berbincang dengan detikcom, Kamis (2/11/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ia mengatakan, penguatan Bhabinkamtibmas di setiap desa atau kelurahan perlu. Sehingga, segala bentuk kejahatan bisa dicegah sejak dini.

"Perlu juga langkah yang dilakukan polisi, misalnya perdayakan komunitas masyarakat, juga pembinaan terhadap komunitas," ujar Sekretaris Program Prodi Ilmu Hukum UMSU itu.
Tembak di tempat tujuannya itu untuk menimbulkan efek jeraKriminolog UMSU, Alfi Syahri

Lebih lanjut, ia menerangkan tindakan tembak di tempat terhadap pelaku kejahatan itu untuk menimbulkan efek jera.

"Tembak di tempat tujuannya itu untuk menimbulkan efek jera," imbuhnya.


Saat ini, polisi di Sumatera Utara memiliki sistem pelayanan online terpadu kepolisian. Layanan itu diberi nama 'Polisi Kita Sumatera Utara'. Layanan online yang bisa di download di telepon genggam berbasis Android ini dinilai efektif. Dengan hal itu, polisi siap datang lebih cepat untuk membantu dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Itu langkah yang bagus. Memudahkan masyarakat. Namun, bukan berarti menghilangkan kejahatan. Memudahkan untuk informasi," tutup Alfi. (asp/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads