DetikNews
Kamis 02 November 2017, 12:25 WIB

Laris di Pasar Gelap, Belangkas Jadi Makanan Favorit Orang Thailand

Datuk Haris Maulana - detikNews
Laris di Pasar Gelap, Belangkas Jadi Makanan Favorit Orang Thailand Aparat mencegah penyelundupan belangkas di perairan Aceh (datu/detikcom)
Aceh - Penyelundupan ribuan belangkas atau ketam tapak kuda (Tachypleus gigus) ke Thailand digagalkan aparat. Sebelumnya, ratusan trenggiling juga ditangkal saat hendak diselundupkan ke luar negeri.

Penyelundupan belangkas digagalkan petugas Lanal Lhokseumawe. Hewan laut itu dibawa kapal KM Sinar Mas 1 dan ditangkap saat melintas di Kuala Peunaga, Aceh Tamiang, Aceh.

"Kami hanya sebagai ABK. Tugas kami hanya membawa hewan ini ke Thailand, bukan kami pemiliknya," kata salah seorang ABK KM Sinar Mas 1 berinisial US kepada detikcom, Rabu (1/11/2017), di Pelabuhan ASEAN, Dewantara.

US menyebutkan ribuan belangkas itu nantinya akan diterima seseorang di Thailand. Menurutnya, hewan dilindungi itu nantinya akan dijadikan makanan oleh warga di sana.

"Untuk dimakan. Kalau untuk lainnya bisa juga. Tapi saya tidak tahu pasti. Belangkas itu kami ambil dari perairan di kawasan Medan dan sebagian punya Aceh," sebut US.

US mengaku pihaknya sudah membawa hewan tersebut lebih dari setahun. Mereka hanya mendapat upah Rp 2 juta per trip. Itu pun dibayar setelah sampai di Thailand.

Untuk diketahui, daging dan telur belangkas bisa dikonsumsi masyarakat di sejumlah negara di Asia. Namun belangkas juga menghasilkan sejenis racun yang bisa memabukkan. Hanya bagian tertentu yang boleh dimakan dan mereka yang ahlinya saja yang mengetahui cara menyajikan makanan laut ini.

Di lain hal, belangkas juga digunakan dalam kajian biomedis dan lingkungan. Misalnya di Inggris dan Jepang, ekstrak darah ini digunakan sebagai bahan pengujian endotoksin serta untuk mendiagnosis penyakit meningitis dan gonorhoe. Warna darah belangkas adalah biru, terbentuk dari senyawa mirip hemoglobin pada manusia, yang disebut hemosianin.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed