Menghadap Samudra Hindia, Perikanan Banten Belum Optimal

Menghadap Samudra Hindia, Perikanan Banten Belum Optimal

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 02 Nov 2017 12:04 WIB
Menghadap Samudra Hindia, Perikanan Banten Belum Optimal
Alat tangkap bantuan KKP (Bahtiar/detikcom)
Banten - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menilai potensi perikanan di Banten belum digarap secara optimal. Padahal, di sepanjang pantai barat Pulau Jawa ini menghadap langsung ke lautan Hindia dengan potensi tuna luar biasa.

"Banyak pelabuhan di Banten bisa diangkat ke permukaan, potensi ini bisa dimanfaatkan oleh rakyat," kata Dirjen Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja kepada wartawan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu, Kota Serang, Kamis (2/11/2017).

Kementerian meminta pemerintah Provinsi Banten untuk segera melakukan pemetaan rencana zonasi. Daerah masa saja yang kira-kira dikembangkan, dan pelabuhan masa saja yang perlu dibuat rencana pembangunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikakan Banten Suyitno mengatakan, selain PPN Karangantu ada beberapa pelabuhan di Banten termasuk pangkalan pendaratan ikan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Namun, yang paling besar di Banten memang Karangantu yang selain digunakan untuk persinggahan juga jadi pusat perdagangan.

Pemerintah juga menurutnya, sudah mengusulkan ada 34 rencana pembangunan pangkalan pendaratan ikan (PPI) baru se Banten. Namun, baru sekitar 16 lokasi yang disetujui oleh pemerintah dan masuk sebagai rencana induk pengembangan potensi perikanan di Banten. Dari 16 lokasi baru tersebut, pihaknya menurut Suyitno masih belum menentukan titik lokasi mana saya yang sudah jelas daerahnya. (bri/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads