Bentrok Satpam Unhas dan PKL
Empat Orang Dilarikan ke RS
Senin, 30 Mei 2005 12:08 WIB
Makassar - Sedikitnya empat orang dilarikan ke RS Wahidin Sudirohusodo Makassar karena luka-luka akibat bentrokan antara Satpam Universitas Hasanuddin (Unhas) dengan massa Pedagang Kaki Lima (PKL).Sebagian besar luka yang diderita keempat korban ini terjadi akibat lemparan batu. Keempatnya merupakan karyawan Unhas yang membakc up Satpam saat berupaya menggusur sekitar 40-an PKL yang menggelar dagangannya di Pintu II Unhas.Kondisi Abidin, Marzuki, Lukman Hakim dan M Awil sangat memprihatinkan. Kepala mereka mengalami luka bocor sehingga nyaris seluruh wajah mereka berlumuran darah. Kini mereka masih dirawat di RS yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Kampus Unhas itu.Meski korban yang dilarikan ke rumah sakit tercatat hanya empat orang, informasi yang dihimpun detikcom di lokasi kejadian Senin (30/5/2005), korban yang terluka sebenarnya lebih banyak. Setidaknya dari kubu Unhas korban luka, termasuk yang dibawa ke RS, ada enam orang. Sedangkan, dari kubu PKL masih sulit dideteksi karena saat penggusuran dan lempar-lemparan batu terjadi mereka langsung lari kocar-kacir menyelamatkan diri. Bahkan, akibat aksi kejar-kejaran tersebut, puluhan PKL sempat terdesak ke Kompleks Perumahan Wesabe yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian. Kompleks ini hanya dipisahkan jalan raya saja.Saat ini di lokasi kejadian yang sudah hancur lebur masih bergerombol puluhan petugas keamanan. Sedangkan sebagian lainnya masih berusaha menghancurkan warung-warung yang ada di lokasi tersebut dengan palu, linggis dan peralatan tukang lainnya.Akibat kejadian ini sekitar 10 pedagang diamankan petugas keamanan dan digiring ke Polsek Biringkayana, Makassar, Sulawesi Selatan.
(umi/)











































