"Jadi saya minta kepada semua untuk menyisir lagi semua item-item anggaran, memastikan sepenuhnya dipakai untuk warga. Jangan ada anggaran-anggaran yang lebih banyak untuk internal kita tetapi tidak memberikan manfaat untuk warga," kata Anies seusai rapat pengarahan penyusunan anggaran bersama SKPD di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (1/11/2017).
Anies mengatakan KUA-PPAS juga harus memprioritaskan program-program yang terkait langsung dengan masyarakat. Selain itu, Anies menginginkan alokasi anggaran program dalam KUA-PPAS proporsional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditegaskan Anies, keberpihakan pemerintah kepada warga harus tecermin dalam anggaran yang dimasukkan ke KUA-PPAS. Anies siap menegur jajarannya jika menemukan alokasi anggaran yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat.
"Jadi keberpihakan kita untuk rakyat kecil harus tecermin dalam anggaran jadi saya minta kepada semua untuk menyisir lagi anggaran semua. Kalau tidak ditemukan dan saya yang temukan, saya akan tegur, saya siapkan tim juga untuk me-review anggaran," kata Anies.
Adapun KUA-PPAS merupakan dokumen anggaran untuk disampaikan kepada kepala daerah sebagai pedoman dalam penyusunan APBD. KUA-PPAS disusun berdasarkan Rencana Kerja Prioritas Daerah (RKPD) dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). (fdn/fdn)











































