DetikNews
Rabu 01 November 2017, 10:43 WIB

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Jemaah Haji 2017 Memuaskan

Hendra Kusuma - detikNews
BPS: Indeks Kepuasan Layanan Jemaah Haji 2017 Memuaskan Rilis tentang tingkat kepuasan layanan jemaah haji di BPS (Foto: Hendra/detikcom)
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan tingkat kepuasan jemaah haji Indonesia periode 2017 berada di level 84,85 persen. Level itu tergolong memuaskan.

"Yang menggembirakan, 3 tahun terakhir terjadi kenaikan yang continue meskipun nggak cepat-cepat banget, artinya pelayanan yang baik bisa dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga 2017 indeks kepuasan haji kita 84,85 persen, naik dari 2016 yang sebesar 83,83 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (1/11/2017).

Suhariyanto menyebut hitungan itu berdasar pada Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI). Menurut Suhariyanto, survei kepuasan jamaah haji ini mengacu pada Undang-Undang (UU) nomor 13 tahun 2008 tentang penyelenggaraan ibadah haji. Survei juga dilakukan sejak 2010 antara Kementerian Agama (Kemenag) dan BPS.

"Nah tujuannya bisa dilihat bahwa kita mengetahui tingkat kepuasan dan tingkat harapan jemaah haji terhadap mutu pelayanan yang diberikan panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi," ucap Suhariyanto.

Survei itu dilakukan dengan 3 pendekatan yaitu kuesioner, wawancara, dan observasi. Untuk tahun 2017, survei dilakukan pada 18.500 jemaah haji yang dipilih secara acak dan dilakukan dengan 2 gelombang.

Menurut Suhariyanto, ada 10 kualitas pelayanan publik yang disoroti seperti pelayanan petugas, pelayanan ibadah, pelayanan akomodasi, pelayanan transportasi bus, pelayanan katering, pelayanan kesehatan kloter, dan pelayanan lain-lain.

"Berdasarkan jenis pelayanan, indeks tertinggi dicapai pada jenis pelayanan transportasi bus antar kita dengan indeks 88,23 persen, sedangkan yang terendah pada jenis pelayanan tenda di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armina sebesar 75,55 persen, tapi masih dalam kategori memuaskan," kata Suhariyanto.

Di tempat yang sama, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan masukan yang telah disampaikan oleh BPS akan menjadi pegangan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan ibadah haji di tahun depan. Dia mengaku awal mula merasa tidak percaya diri mengenai penyelenggaraan haji 2017 lantaran meningkatnya jumlah jemaah haji yang mencapai 221 ribu atau meningkat sekitar 52 ribu dibandingkan periode sebelumnya.

"Kami sendiri di jajaran Kementerian Agama sejak awal tidak merasa PD (percaya diri), karena jumlah jemaah haji kita meningkat, menjadi 221 ribu, itu artinya tambah 52 ribu, sementara petugas nambah 250 orang, jadi kalau tahun lalu 1 petugas melayani 51 orang, tahun ini 1 petugas melayani 63 jamaah, padahal normalnya dalam pengalaman kami 1 banding 40 maksimal, karenanya kami bersyukur, hasil indeks 84,85 persen, sejak 2014 sejak pemerintahan bapak Jokowi-JK alami tren yang terus menaik," kata Lukman.
(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed