"Iya benar ada 5 orang yang kita amankan saat penggerebekan tadi malam. Satu di antaranya merupakan oknum kepala desa dan satu pelaku yang menjadi target operasi berhasil kabur," terang Kasat Narkoba Polres Ogan Ilir AKP Darmawan saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (31/10/2017).
Selain oknum Kepala Desa Tanjung Lubuk, pelaku yang turut diamankan pada Senin (30/10) sekitar pukul 23.30 WIB itu adalah Darwin (30), Zikrullah (46), Agustian (26), dan Bachtiar Enaka (56). Kelimanya diketahui sering mengonsumsi sabu di rumah kepala desa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mirisnya, saat akan ditangkap, para pelaku sempat mengancam petugas menggunakan sebilah golok dan meneriaki 'maling'. Saat itu, masyarakat langsung berhamburan keluar dan sempat melakukan perlawanan.
"Petugas sempat diancam dengan golok sambil teriak 'maling' dan pintu juga tidak mau dibuka. Saat itu masyarakat keluar akan melawan. Untung langsung menunjukkan surat tugas dan memanggil tokoh masyarakat sekitar, akhirnya masyarakat paham dan ini baru selesai pemeriksaan," tutur Darmawan.
Setelah diperiksa, 2 pelaku, yakni Asralan selaku kades dan Darwin, dinyatakan positif mengonsumsi sabu. Saat ini, pelaku telah diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ogan Ilir untuk pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan 3 pelaku lain telah dibebaskan. (asp/asp)










































