DetikNews
Selasa 31 Oktober 2017, 14:21 WIB

Bisnis Ritel Berguguran, Bagaimana dengan Banten?

M Iqbal - detikNews
Bisnis Ritel Berguguran, Bagaimana dengan Banten?
Serang - Bisnis ritel di Indonesia tengah mengalami penuran dengan tutupnya beberapa gerai ritel khususnya di Jakarta. Lalu, bagaimana dengan bisnis ritel di Banten?

Penjabat Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Banten Achris Sarwani punya pendapat berbeda. Ia mengatakan, lesunya bisnis ritel di Banten dalam waktu dekat belum akan terjadi. Menurutnya, porsi pertumbuhan bisnis online masih berada di angka 5 persen yang tumbuh di Indonesia.

"Di Banten sendiri menurut saya mungkin belum. Maksudnya karena polanya tadi porsinya masih kecil itu (gerai ritel) jangan telat saja (berinovasi)," kata Sarwani kepada wartawan di Kota Cilegon, Selasa (31/10/2017).

Pihaknya mengatakan dalam waktu dekat, tutupnya gerai ritel di Jakarta belum akan terjadi di Banten. Namun, ia mengakui ada trend apa yang terjadi di Jakarta berimbas ke Banten.

"Kita tidak membaca langsung dalam waktu dekat persis kejadian di Jakarta itu nggak. Ada trend ke arah sana itu ada, pastilah temen-temen kalau cek beneran di mana kalau Ramayana di sini ada penurunan, pasti," paparnya.

Sarwani menambahkan, tutupnya beberapa gerai ritel di Jakarta adalah gerai ritel dengan produk kelas tinggi. Namun, di beberapa pusat perbelanjaan, masyarakat sebagian besar ramai dikunjungi meski tidak belanja dan hanya pergi ke gerai makan.

"Yang kita lihat tutup di Jakarta itu kan kelasnya hight. Kenapa? Bayangkan orang yang sana juga yang dia masih datengin apa? Tempat-tempat hangoutnya, makanya coba perhatiin, yang tutup itu Senayan City yang memang tempat belanja saja, tetapi yang masih buka Grand Indonesia karena ada tempat makanan," tuturnya.

Meski demikian, ia menyarankan agar toko-toko yang masih berbentuk fisik segera berbenah agar dapat menyesuaikan dengan bisnis online. Karena trend belanja masyarakat perlahan beralih ke toko online.

"Tapi kalau dia nggak buru-buru memperhatikan itu sebagai ancaman toko itu yang pakai gedung itu bisa tutup," katanya.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed