Ledakan tersebut terjadi pada Selasa (31/10/2017) dini hari sekitar pukul 00.30 Wita.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengungkapkan peristiwa tersebut berawal saat Abriansyah bersama karyawannya mulai menyalakan tungku penyulingan sekitar pukul 21.00 Wita pada Senin 30 Oktober 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilik pabrik Abriansyah meninggal dunia akibat terkena ledakan. Foto: Dok. Humas Polres Sinjai |
Pada pukul 00.30 Wita dini hari, Abriansyah hendak memeriksa penutup alat penyulingan minyak daun cengkeh. Tiba-tiba alat penyulingan tersebut meledak dan mengakibatkan penutup alat penyulingan terlempar lalu mengenai Abriansyah.
Pria warga Jalan Sungai Saddang, Makassar, ini bahkan terpental sekitar 10 meter. Abriansyah kemudian ditolong oleh para pekerjanya dan dibawa ke Puskesmas Samaenre.
"Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dari para pekerja di sekitar lokasi, lalu dibawa ke Puskesmas Samaenre. Namun nyawanya tidak sempat tertolong, korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya," ujar Dicky.
Menurut Dicky, peristiwa ledakan di pabrik itu sedang diselidiki oleh anggota Polres Sinjai yang dipimpin AKBP Ardiansyah. Garis polisi juga telah dipasang di lokasi dan sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab ledakan yang merenggut nyawa Abriansyah itu. (mna/aan)











































Pemilik pabrik Abriansyah meninggal dunia akibat terkena ledakan. Foto: Dok. Humas Polres Sinjai