Kasus Cuitan Sarkastis Ahmad Dhani, Polisi Periksa 4 Ahli

Kasus Cuitan Sarkastis Ahmad Dhani, Polisi Periksa 4 Ahli

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 30 Okt 2017 17:13 WIB
Kasus Cuitan Sarkastis Ahmad Dhani, Polisi Periksa 4 Ahli
Ahmad Dhani (Foto: Kanavino/detikcom)
Jakarta - Polisi memeriksa 4 ahli terkait kasus cuitan sarkastis Ahmad Dhani. Empat ahli tersebut meliputi ahli bahasa, pidana, IT, dan sosiolog.

"Jadi saat ini masih ada pemeriksaan terhadap beberapa ahli, kami sudah konsultasikan untuk meminta pendapat para ahli terkait dengan kasus ini. Ada saksi ahli bahasa, saksi pidana, saksi ahli IT dan saksi ahli sosiologi," kata Kapolres Metro Jaksel Kombes Iwan Kurniawan, di Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (30/10/2017).

Iwan menerangkan pemeriksaan ahli dilakukan untuk meminta pendapat terkait cuitan Ahmad Dhani yang dilaporkan. Dia berharap pemeriksaan dapat selesai pekan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang kemarin juga koordinasi dan konsultasi dan lebih jelas lagi untuk proses pemeriksaan saksi ahli selesai, kita lakukan pemeriksaan," terangnya.

Sebelumnya, Ahmad Dhani telah diperiksa oleh polisi terkait kasus cuitan sarkastis pada Selasa (10/10) lalu. Dhani dicecar 22 pertanyaan dan ditanya terkait 3 cuitan di twitter.

Dalam kesempatan itu, Dhani menegaskan cuitannya tak mempunyai nilai ujaran kebencian. Dia lantas mengibaratkan kebencian terhadap pendukung pengedar narkoba dengan pendukung penista agama.

"Misalnya siapa saja pendukung para pengedar narkoba wajib digantung, misalnya. Itu kan ujaran kebencian kepada pengedar narkoba dan pendukungnya. Saya rasa menempatkan ujaran kebencian pada tweet saya agak salah ya. Karena saya benci kepada penista agama dan pendukungnya," tegasnya.

Ahmad Dhani dilaporkan oleh relawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat (BTP Network) gara-gara cuitan sarkastis di akun Twitter-nya. Dalam cuitannya, Dhani menyebut siapa saja pendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi.

"Ini laporannya terkait Twitter Ahmad Dhani. Di sini sudah saya print dan yang paling berat adalah 'siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya' dan dia selalu buat di belakangnya (tagar) ADP, artinya langsung dari tangan dia sendiri," kata Ketua BTP Network Jack Lapian kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/3).

(knv/dhn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads