Bom Poso Paksa Ny Maurice Kehilangan Janinnya

Bom Poso Paksa Ny Maurice Kehilangan Janinnya

- detikNews
Minggu, 29 Mei 2005 12:52 WIB
Jakarta - Kebiadaban para pelaku bom di pasar Tentena, Poso, Sulawesi Tengah, menyisakan trauma mendalam bagi Ny Maurice (25 tahun). Dia mengalami luka berat dan sempat sekarat. Selain itu, janin dalam kandungannya yang baru berusia 5 bulan tidak bisa diselamatkan.Saat kejadian Sabtu (28/5/2005) pagi, Maurice sedang berbelanja susu ibu hamil dan kebutuhan lain untuk kandungannya di pasar Tentena. Sekitar pukul 08.15 Wita, bom meledak dan serpihannya menembus ke dalam perutnya.Maurice pun terkapar dan langsung dilarikan ke RS Tentena yang berhadapan dengan Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST). Karena kondisinya kritis, sebelumnya tim dokter khawatir nasib ibu dan bayi dalam kandungan tidak bisa diselamatkan.Sekitar pukul 03.30 Wita, Minggu (29/5/2005), tim dokter yang terdiri dari dokter bedah dan ahli kandungan melakukan operasi untuk menyelawatkan dua nyawa sekaligus. Tapi sayang, sang janin tak dapat diselamatkan."Setelah dilakukan operasi, nyawa si ibu bisa diselamatkan. Tapi nyawa bayinya tidak dapat tertolong lagi dan meninggal dunia," kata Kepala Puskesmas Tentena Dr Albertus Bow, saat dihubungi detikcom per telepon, Minggu (29/5/2005) pukul 12.00 WIB.Serpihan bom yang bersarang di bagian dalam perut Maurice berhasil dikeluarkan dan kondisinya sekarang sudah mulai membaik. Luka terlalu dalam dan kehilangan banyak darah yang dialami Maurice itulah yang menyebabkan janinnya tak dapat tertolong.Selain Maurice, sebanyak 11 orang lainnya yang dirawat di RS Tentena mengalami luka berat. Mereka menderita luka akibat tertembus serpihan bom di bagian punggung, perut dan ada juga yang di bagian kepala.Sejauh ini 20 korban telah meninggal akibat kejadian tersebut. Sementara 35 korban lainnya yang dibawa ke RS Tentena menderita luka sedang. (fab/)


Berita Terkait